Diduga menerima Gratifikasi ekspor Benih Lobster Menteri Edy Probowo ditangkap KPK, Ketua Umum SIMA: BRAVO KPK !!!

  • Whatsapp

MITRAPOL.com Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang diduga telah melakukan tindakan korupsi dan gratifikasi ekspor benih lobster, Rabu (25/11/2020) dini hari.

Edhy ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta bersama sejumlah pihak dari Kementerian Kelautan dan Perikanan serta anggota keluarga.

Ketua Umum Ormas (Organisasi Masyarakat) SIMA (Sahabat indonesia Maju) Kris Tjantra menegaskan sangat menghargai langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap OTT Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai sebuah proses hukum terhadap Pelaku Koruptor .

Menurut Kris, jikalau pelaku terbukti melakukan korupsi, hukumlah pelaku sesuai hukum yang berlaku yaitu Undang-Undang Tipikor.

“Saya Kris Tjantra ketua umum Sahabat Indonesia Maju ( SIMA ) mendukung KPK dalam menindak pelaku korupsi uang Negara, karena jikalau terbukti hukumlah sesuai hukum yang berlaku yaitu Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)”, tegas Kris, dalam wawancara kupasmerdeka.com Kamis pagi (26/11/2020).

Kris kembali menegaskan, dirinya mendukung setiap tindakan yang dilakukan oleh KPK untuk menegakkan hukum dalam rangka pemberantasan korupsi.

“Selama ini pun pemerintah memfasilitasi KPK untuk selalu bertindak dalam rangka pemberantasan korupsi itu,” lanjut kris

“Selain itu Apresiasi juga perlu d berikan atas kinerja TNI & POLRI yang solid bekerjasama Menjaga keamanan dan stabilitas Negara Kesatuan Repubrik Indonesia sehingga situasi tetap kondusif.”
tambahnya Kris

Perlu Diketahui, Selain Edhy Prabowo, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tujuh tersangka yang terlibat dalam kasus suap ekspor benur atau benih lobster.

Penetapan ketujuh tersangka tersebut setelah KPK menindaklanjuti operasi tangkap tangan (OTT) Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo pada Rabu (25/11/2020) kemarin, beserta istri dan belasan orang dalam rombongannya.

“Saya mengharapkan para Aparat penegak hukum dapat selalu hadir ketika rakyat membutuhkan kepastian hukum untuk memberikan rasa ketenangan di masyarakat. “harapnya Kris.

 

 

Pewarta :(BS)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *