Hadapi Natal dan Tahun Baru 2021, Kapolsek KSKP Nunukan siapkan satgas khusus

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Tugas dan Fungsi Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) yang sebelumnya bernama KPPP adalah membantu Administrator dalam menyelenggarakan keamanan di dalam daerah Pelabuhan. KSKP secara taktis, berada dibawah Administrator Pelabuhan dan secara hirarkhis fungsional serta tehnis tetap berada dibawah kesatuan induknya yakni Polres.

Hal tersebut disampaikan Kapolsek Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tonutaka Nunukan Iptu Alimin di ruang kerjanya. Senin (30/11).

Iptu Alimin menjelaskan, personil yang dimiliki pada saat ini sebanyak 37 orang, dengan kekuatan yang ada dan sarana yang dimiliki ini, Insya Allah saya bisa memaksimalkan tugas-tugas kepolisian khususnya di dalam kawasan Pelabuhan guna melakukan pencegahan tindka kriminal dan ketertiban umum.

Kita akan maksimalkan sarana dan prasarana yang kita miliki untuk lebih memperbaiki dan meningkat yang sudah dicapai selama ini, Alhamdulillah untuk situasi Kantimas di dalam wilayah hukum Polsek KP3 baik dari pelabuhan besar (Tunon Taka) maupun dari pos-pos yang menjadi tanggung jawab seperti Pelabuhan Lamijung, Dermaga Sei Bolong dalam situasi yang kondusif, lanjut Iptu Alimin.

Mudah-mudahan saya selaku pejabat baru dapat meneruskan Program pejabat KSKP sebelumnya, dengan sinergitas dan kerjasama dengan instansi yang ada, saya akan berusaha meningkatkan pelayanan kami kepada masyarakat.

Ada beberapa program Polsek KP3 yanng dilaksankan seperti rumah singgah rumah belajar, tapi karena dengan kondisi Covid selama ini yang untuk sementara dikesampingkan mudah-mudahan nanti pada tahun 2021 ke depan ini dan situasi wabah covid dapat berubah atau kehidupan normal kembali.

Sementara menghadapi Natal dan Tahun Baru 2021 yang tinggal berapa hari lagi, Iptu Alimin sudah melaksanakan rapat koordinasi pembentukan Satgas Pos angkutan Natal dan Tahun Baru yang dipelopori oleh Pelaksana KSOP Nunukan.

Nama Satgasnya adalah Natura, Satgas Natal dan Tahun baru 2020-2021, yang akan bertugas selama 1 bulan, mulai tanggal 8 Desember 2020 sampai dengan tanggal 8 Januari 2021.

Satgas ini bertugas terutama masalah menyangkut masalah kemanusiaan jadi yang penumpang-penumpang nanti baik yang kedatangan maupun yang keberangkatan semua harus dilakukan Pemeriksaan Tes Rapid terkait penyebaran wabah covid- 19 mungkin ada indikasi jafu disitu peranan Penting kesehatan pelabuhan.

Lanjud Iptu Alimin Jadi kalau untuk pembinaan terutama yang ada di lingkup pelabuhan selama ini kita sudah lakukan semua instansi memperhatikan protokol kesehatan yang sudah dicanangkan baik langsung dari pak presiden begitu juga ke bawah ini semua instansi Mabes Polri, Polda, Polres hingga tingkat bawa Polsek. selalu memberikan himbauan kepada pelaku pelaku atau instansi-instansi yang ada di dalam pelabuhan baik penumpang yang kedatangan maupun Penumpang berangkat.

Selama ini kita selalu memberikan imbauan dan penekanan untuk memperhatikan protokol kesehatan untuk pencegahan wabah covid-19.

Saat ditanya kerjasama yang dibangun Polsek dengan intansi yang ada didalam pelabuhan?

Iptu Alimin, Jadi kalau kasus-kasus yang ditangani oleh Polsek KP3 selama ini kita tangani langsung oleh Kapolsek KP3 yang jelas untuk kasus-kasus yang menonjol ya masih belum ada selama sebulan Penuh saya memimpin sebagai Kapolsek KSKP

Tapi kalau seandainya pengalaman kasus-kasus selama ini kita proses lalu kita serahkan ke polres untuk ditindak Lanjuti.

Apa harapan Komandan KP3c kepada penguna jasa kepelabuhanan

Menurut Alimin, selaku Kapolsek KP3 yang baru sebulan menjabat ini, semua masyarakat yang ada di Pelabuhan terutama buruh-buruh TKBM termasuk yang masyarakat yang istilahnya penjual-penjual inikan yang ada di dalam pelabuhan yang mungkin mencari nafkah atau sesuap nasi kita tertibkan karena sesuai dengan kerjasama dengan dari Pelindo maupun dari Pelni itu menginginkan bahwa pedagang pedagang kaki lima boleh beraktivitas mencari nafka tetapi ini tidak ada yang naik di kapal melakukan penjualan berbeda dengan pelabuhan lain, ujar Iptu Alimin.

selain pedagang kaki lima boleh beraktivitas dan mereka mendapat ijin dari pihak sabandar dan pelindo Kemudian selama dia beraktivitas dalam pelabuhan itu selalu menjaga dan pencegahan covid dengan saran pemerintah itu Menjaga Jarak mencuci tangan dan memakai masker.

diakui Kapolsek bahwa didalam pelabuhan tidak sendiri tetapi juga pihak Pengamanan lainya yakni dari KPLP atau Sabandar masing- masing punya tugas dan Fungsi namun kita mengdepankan Kordinasi dan bekerjasama begitu juga pihak Pelindo Bea cukai Karangtina dan intansi lainya seperti PT.Pelni.

lanjud Iptu Alamin Salut dan Bangga melihat Tata kelolah kepelabuhanan nunukan dibandingkan dengan pelabuhan lain di indonesia Timur seperti makassar balikpapan, Pare-Pare dan tarakan.

Pelabuhan Tunon Taka Nunukan dengan pelabuhan lain sama tapi tidak serupa, disini pelayanan dan kedisiplinan lebih bersih dan rapi serta tata kelolah selalu mengedepankan kedisiplinan begitu juga Buruh-buruh Pelabuhan (TKBM) tertib dalam mengikuti disiplin protokol kesehatan, diantaranya dengan selalu mengunakan Masker, dan mencuci tangan serta manjaga jarak, ujar Iptu Alamin Kapolsek KSKP Nunukan.

Walaupun kita ini berada diujung perbatasan, tetapi kita ingin tampil beda dan terus berusaha agar lebih baik dibandingkan Pelabuhan yang ada di kota besar seperti pelabuhan Tanjung Priok, Surabaya dan pelabuhan Makssar, dengan moto”Pelabuhan Tunon Taka Nunukan Jauh lebih”.

Pelabuhan itu disebut maju, tidak saja dari kedisiplinannya tetapi ditentukan juga dengan Keamanannya. Seindah apapun kota dan juga Pelabuhan, kalau tidak aman, maka masyarakat dan juga para pelaku dunia usaha tidak akan nyaman dalam menjalankan aktivitasnya.

Seindah dan majunya suatu pelabuhan itu tergantung dari kedisipilinan dan keamananya, pungkas Iptu Alimin.

 

 

Pewarta : Yuspal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *