Tingkatkan kesiapsiagaan, Wakil Bupati Lambar pimpin apel gelar pasukan satgas penanggulangan bencana

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Barat – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Barat Menggelar Pasukan Satgas Penanggulangan Bencana dan Upaya Menjalin Kerjasama Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Kebupaten Lampung Barat (Kab.Lambar) Tahun 2020. Selasa (01/12/2020).

Apel gelar pasukan satgas Penanggulangan bencana ini dilaksanakan di Lingkungan BPBD Lambar yang dipimpin langsung Wakil Bupati Lambar Drs.Mad Hasnurin dan turut dihadiri Ketua DPRD Lambar Edi Novial S.Kom., yang juga merupakan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Lambar, Assisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Wasisno Sembiring, Kepala BPBD Maidar SH. M.Si., Kepala Dinas Kominfo Padang Priyo Utomo SH., Rapi dan diikuti Satgas Pekon yang ada di 15 Kecamatan secara virtual.

Dalam apel gelar pasukan ini sekaligus dilakukan penandatanganan MOU antara PMI, RAPI dan BPBD dan dilakukan pula pengecekan satgas di masing-masing kecamatan oleh Wabup secara virtual.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati (Wabub) Drs. Mad Hasnurin menyambut baik kegiatan tersebut yang merupakan upaya dalam mewujudkan kesiapsiagaan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan penanggulangan berbagai bentuk bencana yang kemungkinan akan terjadi di wilayah Kabupaten Lampung Barat.

“Saya menyambut baik pelaksanaan gelar pasukan satgas penanggulangan bencana ini yang merupakan upaya dalam rangka mewujudkan kesiapsiagaan,” ucapnya.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Wabup mengajak untuk berupaya meningkatkan kemampuan dibidang penanggulangan bencana baik melalui Diklat formal maupun teknis.

Kemudian juga melakukan pemetaan wilayah rawan bencana dalam mempermudah penempatan personil dan penentuan cara bertindak, serta mempersiapkan dengan maksimal peralatan dan logistik yang siap dioperasionalkan pada saat tanggap darurat bencana.

“Dampak dari fenomena alam ini bisa berupa peningkatan resiko bencana banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin puting beliung dan gempa bumi,” ungkapnya.

Selain bencana alam, saat ini sedang terjadi bencana non alam berupa pandemi covid-19 yang mengakibatkan terhambatnya proses kegiatan penyelenggaraan pemerintahan, belajar mengajar di sekolah, terganggunya perekonomian masyarakat dan juga aktivitas lainnya di Kabupaten Lambar.

Terkait hal itu, Wabup menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk memutus mata rantai covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan, mulai dari tingkat Kabupaten sampai dengan tingkat Pekon (Desa), RT dan RW.

“Ayo lakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19,” tambahnya.

Terakhir Wabup meminta dukungan seluruh pihak, terutama satgas Penanggulangan Bencana yang ada di Kabupaten, Kecamatan dan Pekon untuk dapat merapatkan barisan dan meningkatkan koordinasi secara terpadu serta berkesinambungan.

“Saya minta dukungan dari seluruh pihak, terutama satgas penanggulangan bencana yang berada di kabupaten, kecamatan dan pekon, untuk dapat merapatkan barisan, meningkatkan koordinasi secara terpadu dan berkesinambungan dan berperan aktif dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kabupaten Lampung Barat,” tutupnya.

 

 

Reporter : Deni Andestia

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *