Beredar foto tak senonoh mirip Bupati Anas, BCW desak DPRD Banyuwangi gelar hearing

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Banyuwangi Jatim – Beredarnya foto tak senonoh beberapa waktu lalu membuat sebagian besar masyarakat Banyuwangi merasa terpukul dan terpanggil untuk mengetahui kebenaran foto tak senonoh mirip Bupati Banyuwangi tersebut.

Ketua LSM Banyuwangi Coruption Watch (BCW), Masruri, yang juga adalah putra Banyuwangi pernah mengirim surat permohonan Hearing ke DPRD Banyuwangi pada Senin (23/11/2020) dengan bertujuan untuk memastikan apakah foto itu benar Bupati Abdullah Azwar Anas atau bukan.

“Munculnya foto itu telah mencoreng nama baik Bupati Banyuwangi, mencoreng nama baik daerah, mencoreng nama baik masyarakat Banyuwangi, jadi harus diungkap gambar itu benar atau tidak,” kata Ketua BCW, Masruri pada Mitrapol.com Banyuwangi Jatim Sabtu (28/11/2020) sekira pkl .21.42 Wib.

“Mengenai foto mirip Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dengan pose tidak senonoh yang belakangan bertambah marak beredar di kalangan masyarakat sehingga berakibat timbulnya pro dan kontra dengan berbagai sudut pandang dalam menyikapi foto tak senonoh tersebut,” Kata Masruri.

Ketua BCW juga menambahkan,”Persoalan ini telah memicu sebagian masyarakat yang pro maupun yang kontra ditambah dengan beberapa Ulama dan tokoh masyarakat merasa cemas bingung sehingga mereka secara bersamaan membenarkan langkah positip yang dilakukan LSM BCW dalam memilih DPRD Banyuwangi sebagai tempat yang tepat untuk memecahkan misteri foto tak senonoh mirip Bupati Banyuwangi itu dibuktikan dengan menggalang tanda tangan dukungan untuk kami kirim ke kantor DPRD Banyuwangi pada Selasa (1/12/2020) kemarin sebagai pendorong untuk segera dilaksanakan hearing akibat tak adanya respon dari para Wakil Rakyat sejak menerima surat kami pada Selasa (23/11/2020),” jelas Ketua BCW. saat ditemui Mitrapol kecamatan Genteng Rabu (02/12/2020) sekira pkl. 07.30 wib.

“Karena belum adanya tanggapan atau kepastian hearing kedatangan kami ke kantor DPRD pada Selasa (1/12/2020) kemarin itu pada pokoknya minta agar hearing bisa digelar Kamis besok (3/12/2020), tapi hearing digelar atau tidak, hari Kamis kami tetap datang ke DPRD bersama masyarakat yang telah membubuhkan tanda tangan, akibat lambannya respon dari wakil rakyat dikhawatirkan justru akan membuat masyarakat resah dan kecewa yang berpotensi timbulnya rasa tidak percaya terhadap kinerja DPRD selaku wakil rakyat masyarakat Banyuwangi,” tutup Masruri.

 

 

Reporter : Rocky Sapulette.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *