Kelola anggaran DD senilai 1,1 Miliar,Kades Labuhan Ratu VII Lamtim diduga kabur

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Menurut sumber data online dari hasil laporan Desa Labuhan Ratu VII Lampung Timur,pada tahun 2020 menerima anggaran dari dana desa senilai Rp.1.100.000.000,- ( satu miliar seratus juta rupiah ).

Dana desa tersebut menurut laporan telah dicairkan keseluruhannya oleh pihak desa Labuhan Ratu VII,Lampung Timur dalam tiga termin,yaitu :

* Termin pertama Rp. 459.447.200,-
* Termin kedua Rp. 170.671.650,-
* Termin ketiga Rp. 223.239.400,-

Selanjutnya akan dibayarkan pada termin ke empat. Namun, berbeda dengan apa yang disampaikan, Sujoko selaku Ketua TPK desa Labuhan Ratu VII Lampung Timur mengatakan ia sering dihubungi pihak suplyer material pembangunan dikarenakan ada sebagian material yang belum dibayarkan.

“Makanya saya sering matikan Hp, saya pusing karena sering ditelpon oleh agen material seperti batu dan lainnya karena ada belum dibayar.Semua minta uang kepada saya dan nota, DO sudah saya serahkan semua kepada pak Sumarno ( Kades.red ).Bendahara juga anak baru lulus kemarin pak.Saya tidak tahu apa-apa,” ungkap Sujoko, Senin (30/11).

Atas pernyataan Sujoko,bahwa ada sebagian material bangunan yang belum dibayarkan/lunasi.Patut dicurigai bahwa Sumarno Kades Labuhan Ratu VII Lampung Timur,diduga telah menyelewengkan dana desa tersebut.

Kedepan,tim media juga akan meminta tanggapan kepada salah satu LSM yang ada di Kabupaten Lampung Timur.Apabila terbukti ada kerugian negara dalam penggunaan dana desa yang tidak sesuai dan terindikasi korupsi,maka agar melaporkannya ke penegak hukum.

 

 

TIM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *