Lagi – lagi tugas wartawan mendapat tak senonoh oleh oknum Security BRI Cab Pandeglang

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang – Ketua Jurnalis Nasional Indonesia (JNI) Propinsi Banten, Andang Suherman, mengutuk keras perbuatan oknum Satpam Bank Rakyat Indonesia (BRI), yang diduga telah melakukan perampasan Handphone milik seorang wartawan, yang tengah menjalan tugas liputan, seputar peristiwa kerumunan massa dimasa pandemi Covid 19, di Halaman Kantor BRI Cabang Pandeglang, Selasa (1/12/2020).

Atas perbuatan oknum tersebut membuat geram para wartawan dan melaporkan kepada pihak yang berwajib karna sudah menghalangi tugas wartawan yang mana dicantumkan dalam Undang undang no 40 Th 1999 kebebasan pers.

Menurut Andang Suherman, prilaku oknum Satpam berinisial MF tentunya telah melanggar UU Pers No 40 Tahun 1999 Pasal 18, lantaran dikategorikan sebagai perbuatan sengaja menghalang halangi tugas pers.

“Jika mengacu kepada UU Pers 40 1999, MF dapat dikenai sanksi pidana kurungan 2 tahun penjara atau denda Rp.500.000.000,” cetusnya

Dikatakan Andang Oknum Satpam MF juga dapat dikenai sanksi Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 406, ayat 1, karena telah dengan sengaja merusak barang milik orang lain. Terlebih yang dirusak merupakan perlengkapan liputan sehingga dapat menghilangkan data atau fakta peristiwa yang terdapat dalam HP tersebut.

“Kami minta oknum Satpam segera meminta maaf kepada korban yang nota bene seorang wartawan,”ujar Andang.

Masih Andang, saya bersama teman – teman jurnalis lainnya akan melakukan aksi unjuk rasa (Unras) menuntut BRI untuk segera memecat oknum satpam yang bersangkutan karena dinilai telah merendahkan bahkan melecehkan tugas wartawan.

Ia mendesak, kepada penegak kepolisian untuk segera menyeret oknum satpam BRI yang ditenggarai telah melawan hukum, karena diduga telah merusak barang milik orang lain dengan sengaja dan secara paksa.

“Oknum MF ini juga dinilai telah merusak citranya sebagai seorang kemananan. Bukannya membuat situasi aman tapi malah sebaliknya membuat gaduh dan menjadikan situasi tak nyaman,” pungkas Andang.

 

 

 

Pewarta : Muklis

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *