Di tengah rusaknya kondisi jalan, seorang guru berjalan sejauh 5 Km untuk mengajar

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang Banten – Sungguh memprihatinkan dan membuat Hati teriris melihat kondisi jalan yang rusak parah, di Kampung Cilatak Desa Kutamekar Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang Banten.

Namun, kondisi jalan yang rusak parah ini tidak menyurutkan semangat dan langkah kaki seorang Guru untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Walaupun situasi jalan yang menyulitkannya untuk pergi mengajar ke sekolah, di tengah  terik matahari atau hujan melanda, sang Guru tetep menjalankan tugasnya.

Jaenudin (50) seorang Guru yang bertugas di Kecamatan Sobang Pandeglang Provinsi Banten sehari-harinya harus menjelajahi jalan yang rusak dan memprihatinkan ini.

Hal tersebut dikarenakan jalan lintas kabupatennya seperti kubangan kerbau dikala musim penghujan.

Jalan tersebut rusak parah karena diduga sering dilalui kendaraan mengangkut kayu sehingga menyebabkan masyarakat harus menderita dijalan yang rusak sekitar 5Km.

Jaenudin (50) yang kesehariaanya mengajar di sekolah tidak bisa menggunakan kendaraan karena menyulitkan dengan kondisi jalan licin berlumpur sehingga ia rela membuka sepatunya diganti dengan sepatu bot dan jalan kaki sepanjang 2 KM dari rumah ke sekolah tempat ia mengajar.

Ia berharap kepada pemerintah terkait untuk memperhatikannya minimal memudahkan akses untuk kegiatan mengajar dan akibat dampak seperti ini masyarakat disini benar-benar mengeluhkan akan kondisi yang seperti ini.

“Harapan kami kepada pihak terkait mohon untuk diperhatikan biar masyarakat sekitar nyaman dan mempermudah segala urusan dan bukan saya saja yang seperti ini tapi semua masyarakat disekitar ini kampung mengalami kesulitan dan benar-benar mengeluhkan jalan seperti ini,”terangnya Rabu, 2/12/2020.

Ditempat terpisah Iwan selaku ketua Ormas Gaib Perjuangan (Ketua DPPAC Pandeglang Banten) kepada awak media membenarkan kondisi jalan tersebut sangat memperihatinkan.

Ia menegaskan bahwa jalan seperti kubang lubang buaya,jalan ini sering dilalui mobil-mobil pengangkutan kayu jati Perum.

Ini harus segera diperhatikan karenakan itu jalan lalu lalangnya kendaraan beratkan ! Papar iwan dengan tegas,rabu,02/12/2020.

Dampaknya sama masyarakat menyebabkan jalan rusak parah walaupun itu pengguna angkutan datangnya dari perum saja, dan lebih pentingnya untuk kepentingan masyarakat.

Jadimohon diperhatikan untuk kepentingan umum jangan seenaknya karena dampaknya ke masyarakat,”ungkap pak Iwan.

“Karena Cilatak ini tembusnya ke Perum lalu lalang mobil-mobil angkutan kayu jati hingga seperti kubang lubang buaya kami meminta pihak terkait untuk segera ditindaklanjuti jalan ini supaya masyarakat pengguna jalan bisa normal kembali menggunakan kendaraan tidak ada hambatan,” imbuh Iwan.

 

 

Pewarta : Royen Siregar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *