Cerita Kapolda Aceh bersama Penjual Kopi di Aceh Besar

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Aceh Besar – Seorang Jenderal Polisi Bintang Dua duduk disebuah Kedai Kopi sederhana di sebuah kampung yang bernama Gp.Ateuk Lung le Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Kamis (3/12).

Jendral Bintang Dua itu adalah Kapolda Aceh Irjen Pol.Drs. Wahyu Widada,M.Phil yang akrab disapa “Pak Wahyu” yang datang tanpa sepengetahuan warga dan tanpa iring-iringan layaknya seorang pejabat tinggi. Kehadirannya cukup membuat pemilik kedai kopi terkejut dan sempat menangis karena terharu.

Kapolda Aceh saat dijumpai di tempat, Adi (47) pemilik kedai kopi menyampaikan, bahwasannya kehadiran dirinya sebagai Kapolda Aceh ditempat ini adalah sekedar untuk berbincang-bincang terhadap permasalahan keamanan di lingkungan kampung, juga sebagai bentuk nostalgia terhadap kampung halamannya.

Adi mengatakan kepada awak media jika ia sudah 16 tahun berjualan kopi, belum pernah melihat Bapak Jenderal singgah diwarung kopi yang sesederhana ini, penampilan Pak Kapolda Aceh sangat sederhana dan apa adanya,tadi saya sampai menangis dihadapan beliau karena terharu, beliau juga aktif bertanya mengenai keamanan kampung ditempat saya berjualan, dan alhamdulillah dikampung kami semuanya aman dan tertib.

Kapolda Aceh juga menyampaikan bahwasannya dikampung halamannya di Sleman sama seperti di kampung ini, jadi beliau sambil bernostalgia katanya kepada saya.

Kehadiran Kapolda Aceh dikampung tersebut adalah sebagai bentuk keperdulian beliau sebagai pejabat publik yang memiliki tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Aceh.

Kapolda Aceh turun untuk langsung bertatap muka dengan warga masyarakat Aceh terhadap permasalahan- permasalahan yang ada dikampung tersebut, sekaligus untuk menghimbau agar patuh terhadap protokol kesehatan dan senantiasa melawan narkoba serta tindak kriminal lainnya.

Ditanyai Menjelang 4 desember ditempat terpisah, Kapolda Aceh menyampaikan agar masyarakat Aceh tetap terus menjaga dan merawat perdamaian yang telah terwujud di Aceh.

“Saya menghimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk terus memelihara dan menjaga perdamaian dan kedamaian di seluruh wilayah Aceh, termasuk menjaga kondusifitas, dengan kondisi damai ini kita dapat melaksanakan pembangunan dalam rangka mensejahterakan rakyat ucapnya.

Aceh memiliki sumber daya alam dan SDM yang melimpah sehingga dapat menjadi modal untuk membangun, namun perlu adanya kondusifitas kamtibmas, yaitu Aman!” ucapnya tegas.

 

 

Pewarta : T. Indra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *