Terbukti Korupsi subsidi Hardware dan Software, Sumurung dan Berman divonis beragam

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Medan Sumut – Terbukti korupsi dana subsidi Hardware dan Software,  Drs Sumurung Lumbanbatu divonis satu tahun 2 bulan penjara dan Berman Simatupang divonis 2 tahun penjara,

Putusan itu disampaikan Majelis Hakim Tipikor diketuai Bambang Winarno dalam persidangan virtual di ruang Cakra-3 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (4/12/2020) .

Sumurung, mantan Kabid Pendidikan Dasar Dinas  Pendidikan Kab.Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, didenda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan, namun tidak diwajibkan mengganti kerugian negara.

Sedangkan, Berman Simatupang,  penyedia barang didenda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan, dan diwajibkan mengganti kerugian negara sebesar Rp. 249.565.911, subsider 8 bulan kurungan.

Disebutkan, Kementerian Pendidikan Nasional melakukan program pengadaan Subsidi Hardware dan Software Peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), diperuntukkan bagi SMP Negeri dan Swasta di Kab. Humbahas TA 2011.

Kemudian, Kepala Dinas Pendidikan menugaskan terdakwa Sumurung Lumbanbatu yang menangani sarana dan prasarana dan menghadiri Workshop Subsidi Hardware dan Software  di Pekanbaru, Riau.

Sementara itu, terdakwa Berman Simatupang mendapat  informasi  adanya pengadaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk Humbahas dari Kementerian Pendidikan Nasional

Lantas, Berman menemui Sumurung di kantor dinas pendidikan Humbahas. Pada pertemuan itu, Berman mengusulkan agar menjadi penyedia barang.

Kacaunya, meski pengadaan hardware dan software bersifat swakelola kepala sekolah, tapi Sumurung malah menyetujui terdakwa Berman sebagai penyedia barang, seperti komputer, laptop, UPS, LCD dan CD.

Lebih kacaunya lagi, seluruh software pembelajaran tidak dapat digunakan para siswa, serta harga yang dijual langsung oleh PT. WLN hanya sebesar Rp. 2,5 juta perpaket software.

Perbuatan kedua terdakwa telah menguntungkan diri sendiri atau orang lain yang mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 249.565.911.

Menurut majelis hakim perbuatan terdakwa melanggar Pasal 3 Jo. Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 Jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Sebelumnya JPU Togi PO Hasibuan dari Kejari Humbang Hasundutan menuntut Sumurung Lumbanbatu satu tahun 7 bulan penjara, denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan.

Sedangkan Berman Simatupang dituntut 2 tahun 6 bulan, denda Rp 50juta subsider 3 bulan kurungan, dan uang pengganti kerugian negara Rp 249.565.911 subsider 10 bulan kurungan.

 

 

Pewarta : ZH

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *