Kado Akhir Tahun, OTT 2 Menteri oleh KPK harus jadi pelajaran pahit bagi para Birokrat

  • Whatsapp

Oleh : DR. Drs. H. Anton Charliyan MPKN.                                                                                                                            Dewan Pembina GNPK RI Jabar

MITRAPOL.com, Jakarta – Menteri Sosial Juliari P. Batubara menjadi Menteri ke Dua setelah Menteri Kelautan Edhy Prabowo yang di tangkap KPK di Bulan Desember ini.

Penangkapan kedua Menteri ini menjadi jadi contoh soal untuk p-pemberantasan Korupsi Korupsi di Indonesia, seharusnya hal ini bisa menjadi pelajaran pahit dan peringatan super keras untuk para birokrat dan para pejabat lain agar tidak lagi melakukan korupsi.

Apakah belum cukup ? ataukah masih kurang banyak ? Pejabat setingkat Menteri atau Pejabat lain yang harus jadi contoh soal sebagai korban berikutnya ???

Kado akhir tahun dari KPK ini bagi kami sebagai Dewan Pembina GNPK (Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi) RI Jabar sangat-sangat membanggakan, kami angkat 2 jempol sekaligus untuk KPK.

Maju terus KPK jangan pernah Kendor. Kami ribuan Penggiat Anti Korupsi ada dibelakangmu. Siapapun dia tidak perlu pandang bulu, jangan lagi ada istilah tebang pilih. Tidak perlu lagi Lihat status, jabatan , Partai, Golongan dan lain-lain, pokoknya siapa yang salah dan melanggar sikat habis, libas saja, demi mewujudkan Indonesia yg Bersih dari KKN.

Awalnya banyak yang agak pesimis dengan Kepemimpinan Ketua KPK Komjen Firli, tapi seiring dengan waktu, kini keraguan tersebut terjawab sudah. Gebrakan-gebrakan diakhir tahun ini kami rasa merupakan salah satu jawaban, sekaligus kado istimewa buat bangsa Indonesia, bagaikan secercah harapan untuk bisa mulai bergairah kembali dalam mewujudkan tata pemerintahan yang Good Governoon dan Clean Government, yang bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Sebaiknya gebrakan ini diimbangi pula oleh Institusi lain yang punya kewenangan yang sama di bidang Pemberantasan Korupsi.

Alhamdulillah kemarin Kejaksaan juga sudah mulai unjuk gigi dengan menggulirkan panggilan kepada salah satu Tokoh Pers Nasional oleh Tipikor Kejati NTB, ini merupakan sebuah imbangan yang sangat berarti dari Kejaksaan RI, kini tinggal Polri yang belum kedengaran gebrakanya.

Semoga Polri pun diakhir tahun ini tidak mau kalah dengan KPK dan Kejaksaan, dengan ikut juga memberikan andil kado istimewa akhir tahun yang tinggal beberapa hari lagi.

Kami yakin dan percaya Polri pun pasti mampu untuk berbuat hal serupa, kita tunggu gebrakanya. Apalagi Kapolri yang sekarang Jend Idham Azis dikenal sebagai orang yang tegas, dimana sebentar lagi akan mengakhiri masa jabatanya.

Kami sebagai Penggiat Anti Korupsi, sekaligus sebagai pribadi, seorang kakak di institusi Korps Bhayangkara, mohon berilah kami hadiah kado istimewa dalam pemberantasan Korupsi sebagai kenangan manis dari Kapolri diakhir tugasnya kepada Bangsa Indonesia. Tentu saja tanpa harus dipaksakan dengan mencari-cari dan mengada-ngada, tapi bila kita Lihat daftar DPO Korupsi yang lama pun masih sangat banyak yang belum tertangkap, bila Polri serius, kami sangat yakin Polri pasti akan bisa menangkap para DPO Korupsi kelas Kakap yang belum tertanggkap tersebut, DPO Teroris saja bisa, apalagi hanya DPO Korupsi. Hal ini pun bila berhasil pasti akan menjadi Kado yang indah dan istimewa bagi kami semua.

Selamat berjuang para Pendekar Penegak Hukum Anti Korupsi di Bumi NKRI, Tugas sucimu sangat berat, namun jangan khawatir seluruh rakyat turut mendukung dan mendoakan mu, engkau pasti berhasil. Amin YRA.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *