Mari Bantu Syadzili, Bayi 8 Bulan Asal Lampung yang Derita Atresia Bilier

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pesawaran Bandar Lampung – Muhammad Syadzili Nezar Ibrahim yang baru berusia 8 bulan terbaring lemah di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo RSCM Jakarta, Mata dan Kulitnya terlihat mulai menguning dan perut mulai membesar akibat menderita Atresia Bilier Pembengkakan pada pada hati dan limfa yang kini sudah 10 Cm sehingga harus menjalani operasi dengan biaya Rp. 200. juta rupiah.

Bayi malang ini lahir melalui operasi Caesar pada 21 Maret 2020 Kini bayi malang ini berusia 8 bulan dengan berat 2,3 Kilogram dan panjang 47 Centi Meter, saat usia Kandungan 36 Minggu sebelum di rawat di RS Cipto Mangun Kusumo Jakarta, bayi mungil ini sempat di rawat di rumah sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung selama 14hari.

Setelah dirawat beberapa hari di RSUD Abdul Moeloek selanjut nya pada Mei 2020 bayi malang ini Syadzili Nezar Ibrahim di rujuk ke RSCM Jakarta, dan masih menjalani Perawatan hingga sekarang.

Muhamad Syadzili Nezar Ibrahim merupakan anak pertama pasangan Yulizar Fadly dan Meutia Rachmatika pasangan muda ini menyambut kelahiran putra pertama mereka dengan penuh suka cita namun kondisi putra pertama mereka mereka yang lahir dengan kelain hati ,membuat kedua nya sangat terpukul dan sedih hati.Pasangan muda asal Kota bumi,kabupaten Lampung Utara ini berharap anak mereka segera sembuh dan kembali ceria .

Namun apa daya, karena keterbatasan ekonomi mereka hanya bisa pasrah dan berharap uluran tangan para dermawan sebal operasi yang harus di laksanakan membutuhkan biaya yang mencapai ratusan juta rupiah

 

Yulizar Fadli,ayah bayi mungil ini mengungkapkan ,dia dan istrinya awalnya tidak menyadari jika anak pertama mereka mengalami kelainan hati dan limfa

Awalnya semua seperti normal memang kulitnya agak menguning tapi kami kira itu biasa saat berusia 3 bulan kedua ujung mata anak saya terlihat kuning kami bawa Dzili ke rumah sakit Daerah di Lampung Utara untuk di lakukan pemeriksaan darah lengkap katanya.

Hasil pemeriksaan, ujar Yulizar HB Dzili rendah kadar fungsi hati dan bilirubin nya pun sangat tinggi lalu dokter merujuk Dzili ke RSUD Bandar Lampung Dzili di rawat selama 14hari di RS tersebut. Dan pada hari ke-15 Dzili di rujuk ke RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo RSCM Jakarta Pusat untuk mendapat perawatan lebih lanjut

Dokter Gastro RSCM Jakarta, bilang Dzili harus segera cangkok hati. oleh sebab itu saya mesti mendonorkan separuh hati saya Syadzili ujar Yulizar Fadli, yang. Merupakan aktor Cerpenis Lampung.

Lebih lanjut Yulizar mengungkapkan agar transplantasi hati dapat terlaksana sebagai pendonor dirinya wajib menjalani proses screening/ pemeriksaan kesehatan yang membutuhkan biaya lebih dari Rp. 200. juta rupiah

Selain itu, Yulizar Fadli juga menyampaikan dia dan istrinya memutuskan untuk menggalang dana di campaign https://kitabisa.com/campaign/syadzilisembuh.

Saat ini #HatiuntukDzili juga sudah beredar di grup media sosial dan Aplikasi WhatsApp

 

 

 

Pewarta : Deni W

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *