Pengguna Trasportasi Laut ke Pulau Seribu wajib taati Protoko Kesehatan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta — Warga masyarakat yang ingin berwisata ke Pulau Seribu dengan menggunakan kapal Ferry pastinya melalui Dermaga Kaliadem Muara Angke.

Bila diperhatikan jumlah penumpang yang ingin berlibur ke Pulau Seribu, khususnya pada hari Sabtu jumlahnya cukup banyak. Namun tidak sebanyak sebelum Pandemi Covid-19.

Tentunya bila ingin menyebrang dimasa pandemi ini pengguna angkutan laut wajib mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Penerapan protokol kesehatan ini, tak lain bertujuan untuk memutus penyebaran Covid-19 di tempat-tempat tujuan akhir penupang.

Sementara itu, penerapan protokol kesehatan di Dermaga Kaliadem Muara Angke, pihak Darmaga sudah mempersiapkan tempat cuci tangan, sebelum penumpang masuk ke Dermaga. Begitu pula antrian cek suhu badan harus dilakukan penupang.

Kasatpel Pelayanan UP Angkutan Perairan Dishub Provinsi DKI Jakarta, Sulistiyono Widodo mengungkapkan, seluruh penumpang yang akan menggunakan kapal penyebarangan ke Pulau Seribu melalui Dermaga Kaliadem Muara Angke, wajib menerapkan protokol kesehatan.

“Disini kita sudah siapkan tempat cuci tangan dengan sabun, setelah itu calon penumpang kapal diperiksa suhu tubuhnya, tentunya dengan antrian berjarak,” kata Sulistiyono saat ditemui di Dermaga Muara Angke Jakarta, Sabtu (28/11/2020) lalu.

Kasatpel Pelayanan UP Angkutan Perairan Dishub Provinsi DKI Jakarta, menyebutkan, begitu pula di pintu masuk kapal juga disediakan hand sanitizer. Saat calon penumpang menuggu, petugas tetap memperhatikan pengunaan masker dan jaga jarak.

Ia juga meminta agar semua calon penumpang wajib saling mengingatkan untuk pengunaan masker, bukan hanya petugas saja yang mengingatkan, katanya.

Dikatannya, saat sampai di tempat tujuan seperti di pelabuhan pulau Tidung, Pramuka, Pari, Bidadari, penerapan protokol kesehatannya juga sama seperti di Dermaga Kaliadem Muara Angke.

“Saat tiba, para penumpang wajib menggunakan masker, mencuci tangan dan di cek suhu tubuhnya sebelum keluar dari Dermaga,” ungkapnya.

Sulistiyono juga mengungkapkan, pengawasan terhadap protokol kesehatan ini, ada dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Polairud, Polri serta Polisi Militer.

“Insya Allah tidak diragukan untuk protokol kesehatan pada saat penumpang tersebut berlayar,” ujarnya.

Begitu pula untuk muatan kapal, saat ini sudah bisa sampai 70 persen, tambah Sulistiyono.

 

 

Pewarta : DR

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *