Tidak aktif mengajar bertahun-tahun M Jamaludin berdalih memiliki SK Dinas Pendidikan Sebagai Operator Korwil

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Selatan – Kesempatan itu tak datang dua kali. Pepatah itu sering kita dengar disaat ada peluang masa depan di depan mata. Namun hal tersebut tidak dimanfaatkan oleh salah seorang Guru Kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Triharjo, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, M. Jamaludin, sang guru tersebut diduga mengabaikan Amanah yang diberikan oleh Pemerintah sebagai seorang Guru.

Betapa tidak, bertahun-tahun SK sebagai guru kelas tidak dijalankan dan lebih memilih bekerja sebagai Operator di Korwil Pendidikan di Kecamatan Merbau Mataram.

Namun, walaupun tidak mengajar M. Jamaludin tetap mendapatkan gaji sebagai PNS seorang guru. Dengan kata lain, sebagai guru dapat gaji dan dari Operator juga mendapatkan tunjungan.

Sebelumnya, Wartawan Media ini mendapat informasi dari masyarakat (wali murid) bahwa guru kelas anaknya tidak pernah mengajar dan selalu diganti dengan guru-guru yang lain seperti, Ibu guru Eka Sari Damayanti (Honorer), Bapak Antonius (PNS), Ibu Wiwik (PNS), Bapak Budi Sulistyono (PNS). Bahkan sebahagian murid SDN tersebut yang ditemui tidak mengenal nama dan wajah sang guru bernama Jamaludin.

Saat dikonfirmasi via sambungan seluler melalui WhatsApp beribadinya, Senin (07/12/2020), M. Jamaludin berkilah bahwa keberadaan dirinya sebagai Operator Korwil Pendidikan Kec. Merbau Mataram sudah mendapat izin (SK) dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan. dan menurutnya apa yang dilakukannya tidak melanggar hukum yang ada.

Perlu diketahui, Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Dalam pasal 10 angka 9 ayat d disebutkan: PNS yang tak masuk selama 46 hari kerja atau lebih diberhentikan.

“Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau pemberhentian dengan hormat sebagai PNS bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 46 (empat puluh enam) hari kerja atau lebih”.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kepala SDN 2 Triharjo, Rusmiyati S.pd. “Pak Jamaludin sudah mendapat izin dari Dinas karena Beliau dibutuhkan di Korwil Pendidikan Kecamatan Merbau Mataram, bahkan Kabupaten,” jelas Rusmiyati saat dihubungi melalui sambungan seluler WhatsApp Pribadinya pada, Senin sore (07/12/2020).

Ia menyangkal bahwa Jamaludin tidak pernah mengajar, Apalagi sampai bertahun-tahun.

“Pak Jamaludin Dua kali mengajar dalam seminggu dan sudah dapat izin dari Dinas,” jelasnya.

Sementara bila dilihat dari jumlah guru yang ada hanya enam orang yang sudah PNS termasuk kepala sekolah ditambah tiga orang guru honorer dengan siswa berjumlah tujuh rombongan belajar (Rombel) maka dapat dikatakan SDN 2 Truharjo masih kekurangan tenaga pengajar.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lampung Selatan sampai berita ini ditayangkan belum memberikan keterangan.

 

 

 

 

Pewarta : Deni Andestia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *