Dirlantas Polda Lampung lakukan Survei Lokasi Lakalantas Toll Gate Pelabuhan Bakauheni

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Bandar Lampung – Dirlantas Polda Lampung Kombes Donny Sabardi Halomoan Damanik S.Ik.M.H., melaksakanan survei ke lokasi untuk menindak lanjuti terjadinya kecelakaan Lalu lintas (Lakalantas) di toll gate kendaran reguler Bakauheni, yang terjadi pada Senin (07/12/2020) lalu pada pukul 18.45 WIB.

Untuk menindak lanjuti Lakalantas tersebut, Dirlantas Polda Lampung turun langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilaksanakan pada hari ini Selasa (08/12/2020) Pukul 10.00 WIB di depan kantor pelabuhan ASDP pelabuhan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan.

Setelah melakukan survei, Dirlantas Polda Lampung langsung menggelar rapat yang dihadiri Direktur Lalu lintas Polda lampung KBP Doni Sabardi Halomoan Damanik, S.I.K., M.H.,GM pelabuhan ASDP Pelabuhan Bakauheni Capt. Solikun, Manager Usaha Pelabuhan ASDP Bakauheni Nana Sutrisna. KBO Direktorat Lantas Polda Lampung AKBP. Sugeng SW, SH MM. Kasubdit Gakum Kompol Beni, S.Ik. Kadishub Provinsi Lampung. Ka BPTD (berwakil Catur). Ka induk AKP. Jonifer SIk, dan Kasat Lantas Lampung Selatan AKP. Edwin.

Dari hasil survei dan analisa terjadinya laka lantas di Gate ASDP dermaga tersebut, kendaraan reguler antara dump truck BK 8222 DT dengan truck fuso BE 8783 AL mengakibatkan 5 orang Korban, 3 orang korban meninggal dunia dan 2 orang luka ringan.

Hasil rapat koordinasi bersama instansi terkait di kantor ASDP Bakauheni
disepakati untuk segera direalisasikan sesuai kesepakatan adalah :

1) Pemasangan running text, kusus ran truk dan bus menuju exit melalui interchange pada Km 8 bakauheni utara;

2) Melalui media pers, dalam pengalihan ran truk dan bus menuju exit Bakau Utara pada Km 8;

3) Menempatkan personil PJR pada Km 5 untuk memutar balik menuju Bakauheni Utara, apabila ran truk dan bus melanggar.

4) Memasang rambu-rambu himbauan kurangi kecepatan menuju titik black area toll gate Bakauheni;

5) Memasang pita kejut: pada jalan tol sebelum masuk area toll gate bakauheni;

6) ASDP membuat jalur penyelamat pada km 1 dan memasang rambu rambu kurangi kecepatan, dan himbauan untuk gigi dua pada Km 2 sampai dengan titik lokasi black area;

7) Pihak Pengelola Tol HK memberi penambahan penerangan pada km 01, 003: dan 06 sampai dengan titik black area;

8) pihak pengelola Tol HK memasang pita kejut setiap 100 m , mulai Km 1 di dalam jalan tol.

Tujuannya:
1. Terciptanya kamseltibcar lantas yang aman dan kondusif,serta terwujudnya situasi zero accident.

2. Tidak terulang kembali kecelakan di tempat yang sama.

 

 

 

 

Pewarta : Adi M/Deni Andestia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *