Pasien COVID-19 khususnya yang memiliki hak pilih di Pandeglang akan tetap mencoblos

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang – Komisioner KPU Pandeglang Ahmadi mengatakan pasien COVID-19 khususnya yang memiliki hak pilih akan tetap mencoblos. Petugas KPPS akan datang tapi dengan unsur kehati-hatian yang ketat dan menggunakan alat pelindung diri.

“Prinsipnya dilayani tapi ekstra ketat. Dari hasil koordinasi kita ada (pasien) yang dibawa ke RSUD Banten dan ada yang di Jakarta. Tapi hari ini tim kita (tetap) koordinasi,” kata Ahmadi saat dihubungi melalui sambungan seluler, Selasa (8/12/2020).

Petugas KPPS katanya akan mendatangi bagi pemilih yang sakit khususnya baik di rumah maupun di rumah sakit di Pandeglang. Warga yang sakit dan masih tinggal di rumah, tidak bisa disimpulkan bahwa mereka positif Corona atau tidak.
Yang jelas, petugas KPPS katanya akan mendatangi mereka pukul 11.00 WIB setelah melayani pemilih biasa di TPS.

Di Pandeglang sendiri, ia menyebut ada dua rumah sakit yaitu RSUD Berkah dan RS Aulia di Kecamatan, Menes. Petugas menurutnya nanti juga akan mendatangi pasien di rumah sakit itu bagi yang memiliki hak pilih.
“Tetap dilayani tapi pakai hazmat,” ujarnya.

Pilkada Pandeglang akan diikuti oleh calon petahana pasangan Irna Narulita-Tanto Arban yang diusung mayoritas partai. Penantangnya adalah Thoni Mukhson-Miftahul Tamamy yang didukung oleh PKB dan PPP.

 

 

 

 

Pewarta : Heru

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *