Parah, Oknum PNS/KPLP lakukan penganiayaan terhadap pemuda menderita Disabilitas sejak lahir

  • Whatsapp
foto: pelaku penganiayaan

MITRAPOL.com, Aceh Selatan – Dugaan tindak pidana penginayaan terjadi kembali di aceh selatan yang mengakibatkan korban mengalami luka di sekujur tubuh. Adapun tempat lokasi kejadian pada Senin tanggal 07/12/2020 sekira pukul 20.30 Wib bertempat di halaman mesjid depan BRI Unit Gampong Lhok Bengkuang Kab. Aceh Selatan.

Dugaan tindak pidana Penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 KUHPidana sesuai Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP-B/46/XII/RES.6./2020/POLDA ACEH/RESASEL/SPKT tanggal 08 Desember 2020

Adapun pelapor: NURLINA, 52 Tahun, perempuan, mengurus rumah tangga, Alamat Gp. Lhok Bengkuang Kec. Tapaktuan Kab. Aceh Selatan

Sementara pelaku bernama: Ronny Candra. SH, 35 Tahun, Laki laki, PNS/KPLP Tapaktuan, Alamat Gp Lhok Bengkuang Kec. Tapaktuan Kab. Aceh Selatan

Adapun korban: Diyo Prayoga, 27 tahun, Laki laki, alamat Gp. Lhok Bengkuang Kec. Tapaktuan Kab. Aceh Selatan (keterbelakangan mental /Disabilitas sejak lahir)

Adapun kejadian penginayaan tersebut terjadi di depan umum dengan di saksikan oleh beberapa orang masyarakat,
Dengan kejadian tersebut banyak Saksi saksi, diantaranya:

Idel, 30 Tahun, swasta, Alamat Gp. Lhok Bengkuang Kec. Tapaktuan Kab. Aceh Selatan

Yulizar, 60 Tahun, Pensiunan, Alamat Gp. Lhok Bengkuang Kec. Tapaktuan Kab. Aceh Selatan

Cindi Yulia, 20 Th, eks pelajar perempuan, alamat Gp. Lhok Bengkuang Kec. Tapaktuan Kab. Aceh Selatan

kronologis kejadian tersebut:
Pada hari Senin tanggal 07 Desember 2020 sekira Pukul 20.30 Wib telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh sdr. Ronny Candra SH terhadap sdr. Diyo Prayoga dengan cara memukul menggunakan kepalan tangan kanan dan kiri ke arah wajah bagian pipi kanan dan kiri serta arah dagu serta menendang menggunakan kaki kanan yang mengakibatkan sdr. Diyo Prayoga mengalami luka memar dibagian pipi kanan dan kiri, dan mengakibatkan rahang gigi hampir terlepas, satu buah gigi seri bagian bawah yang mengeluarkan darah,

Rasa sakit dan nyeri dibagian ulu hati dalam perut serta luka goresan dibagian lutut sebagaimana Hasil Visum et repertum dari pihak medis no 145/5721/SKV/KUCS/2020 tanggal 08 Desember 2020. Alasan / modus operandi sdr Ronny Candra melakukan penganiayaan terhadap sdr. DIYO PRAYOGA karena sdr. Ronny Candra menduga sdr. Diyo Prayoga telah menyentuh alat kelamin anak laki laki sdr. Ronny Candra yang masih berusia 8 (Delapan) tahun atas kejadian tersebut sdri. Nurlina sebagai orang tua ibu dari sdr. Diyo Prayoga merasa keberatan dan melaporkan kepolres Aceh Selatan untuk dilakukan proses penyidikan sampai ke penuntutan.

Sementara itu pihak kepolisian reskrim polres aceh selatan sudah mengamankan Barang Bukti Visum et Repertum sumber berita ini dari pihak terpercaya. Kamis 10/12/2020

 

 

 

 

Pewarta : Rian

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *