Penandatanganan 2 kertas Fakta Intregritas oleh KPM jadi pertanyaan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang Banten – Pengucuran BST Provinsi Banten dampak covid-19 untuk Kecamatan Carita belum lama ini sudah dikucurkan dan diambil oleh masyarakat melalu Bank BRI.

Sebelum dikucurkannya uang BST dari Provinsi Banten ini, masyarakat melakukan penandatangan Fakta Intregritas pada hari Sabtu (5/12/2020).

KPM yang menerima BST provinsi ini menandatangani 2 kertas pernyataan. Sepengetahuan masyarakat mereka akan mendapatkan sekaligus 2 tahap, yaitu tahap 2 dan 3 yang dimana hanya mendapatkan 1 tahap.

Hal ini menimbulkan pertanyaan bagi KPM penerima BST dari provinsi Banten, yang hanya mendapatkaan Rp.500.000.

Informasi yang dapat dihimpun oleh Mitrapol.com dari KPM yang namanya enggan disebutkan ini menjelaskan bahwa hanya mendapatkan 1 tahap.

Iya pak kami ngecek ke ATM yang terdekat untuk pengambilan dan baru ada di ATM pada Minggu, sejumlah Rp.500.000, terang KPM.

“Tapi hanya Lima Ratus Ribu saja pak, tapi menandatangani tahap 2 dan 3 loh,” tambahnya.

Mempertanyakan hal ini, Mitrapol.com mencoba datang ke Kantor Kecamatan Carita untuk mempertanyakan sebenarnya seperti apa yang ditandatangani oleh KPM tersebut.

Benar saja yang ditandatangani oleh KPM benar dua tahap yaitu yang ke 2 dan ke 3, tapi didalam kertas yang ditandatangani oleh KPM itu tertulis Daftar Nama Penerima Bantuan Sosial Kabupaten Pandeglang tahap 2 dan 3 x 500.000.

Ida Kasi Kesos Kecamatan Carita menerangkan bahwa dirinya sudah mempertanyakan hal tersebut bahwa itu salah data.

“Itu udh saya tanyakan yang dari Kabupaten udah menjawab bahwa itu kesalahan nginput menggunakan blangko (copy paste) bekas BST Kabupaten mungkin lupa ngedit.” jelasnya.

Ibu Kesos juga melalui pesan whatshappnya meneruskan pesan whatsap dari Dinas Sosial yaitu” Mohon Maaf Bu, kami kesalahan penulisan. Provinsi itu hanya satu tahap makanya nominal TTD hanya Rp 500.000,- Mks Mohon Maaf 🙏🙏”, Senin (08/12/20).

Hal senada dikatakan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang bahwa hal itu salah judul, itu Format untuk BST tahap 2 – 3, pesannya secara singkat.

Ketika mitrapol mempertanyakan surat yang ditandatangani oleh KPM, oleh masyarakat yang mendapat BST Provinsi, Bu Kadis sampai pemberitaan ini ditayangkan belum menjawab.

 

 

Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *