Gelontorkan Biaya Besar untuk Renovasi 5 ruang kelas SMPN 1 Cluring, Begini fisiknya

  • Whatsapp
foto: Fisik Renovasi SMPN 1 Cluring

MITRAPOL.com, BANYUWANGI JATIM – Pemerintah melalui Program Renovasi Sekolah dengan Mekanisme Partisipasi Masyarakat menggunakan dana APBN, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tahun Anggaran 2020 dengan Biaya Renovasi Rp 522.258000 yang digelontorkan ke sekolah SMPN 1 Cluring yang berkedudukan di Desa Cluring Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi yang telah dinyatakan rampung pengerjaannya hari ini, 15 Desember 2020, yang ditandai dengan pembuatan Prasasti renovasi sekolah dengan Logo digravir berwarna emas.

Pemerintah dalam upaya peningkatan mutu, efisiensi, relevansi dan peningkatan daya saing secara nasional pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, maka sebagaimana ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang diperbaharui melalui Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013, telah ditetapkan pentingnya penyelenggaran pendidikan yang terstandarisasi baik untuk sekolah negeri maupun swasta.

foto: Supriyono S.Pd kepala Sekolah (kanan)

Dibalik tujuan baik pemerintah itu disinyalir ada semacam kontras penilaian dari masyarakat tentang serapan Biaya Renovasi Rp 522.258.000 yang mana perlu ada pembahasan berkelanjutan karena diduga ada kelebihan biaya bilamana hanya 5 atau 7 ruang kelas yang di renovasi karena dianggap renovasi ringan menurut kaca mata masyarakat.

Hanafi (48) Kepala Tukang mengatakan renovasi sekolah SMPN 1 Cluring telah rampung hari ini yaitu renovasi 5 ruang kelas bahan yang digunakan termasuk kayu kampar, genteng dan triplek untuk plafon serta cat 2 warna dll.

Adapun kegiatan renovasi 5 ruang kelas ini hanya 2 orang tukang yaitu saya untuk tukang kayu dan Sumadi (52) untuk tukang batu/bangunan dibantu oleh beberapa anak buah.” Kata Hanafi kepada Mitrapol.com, Selasa (15/12/2020) sekira pukul 09.00 wib. dilokasi renovasi.

Hanafi menambahkan renovasi 5 ruang kelas itu semuanya dititik beratkan pada pergantian tiang / kayu, plafon dan atap (genteng) sementara untuk dinding tembok hanyalah penambahan ringan dan servis saja kemudian di cat.” Kata Hanafi sambil tersenyum.

foto: Hanafi, kepala tukang (kiri)

Penyampaian berbeda disampaikan Supriyono S.Pd, “Renovasi sekolah ini sebenarnya bila sesuai rencana awal adalah 11 ruang kelas namun karena anggaran tidak mencukupi maka sesuai kesepakatan kami hanya dapat merenovasi 7 ruang kelas saja dan ruang kelas lainnya kemungkinan akan menggunakan dana sekolah.” Kata Supriyono S.Pd selaku Kepala Sekolah kepada Mitrapol.com, Selasa (15/12/2020) sekira pukul 10.00 wib. dilokasi renovasi.

Sementara Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banyuwangi, Suratno S.Pd saat dikonfimasi lewat via WhatsApp Rabu (16/12/2020) sekira pukul 14.00 wib. Terkait hal ini orang nomor satu di Dinas pendidikan itu enggan memberikan komentar apapun kepada Mitrapol.com.

Masruri salah satu aktivis senior Banyuwangi yang juga sebagai pemerhati pendidikan mengatakan “Upaya pemerintah untuk mendorong percepatan proses pengembangan menuju sekolah standar nasional lalu kemudian pemerintah memberikan dana bantuan Program Renovasi Sekolah kepada sekolah-sekolah yang memenuhi syarat yang salah satunya SMPN 1 Cluring dan kemudian sekolah akan mengelolanya dengan melibatkan partisipasi masyarakat di sekitar lokasi sekolah.

Masyarakat disini direpresentasikan oleh sebuah lembaga yang disebut dengan Panitia Renovasi Sekolah (PRS) yang dipilih dan dibentuk oleh sekolah bersama masyarakat secara demokratis dan terbuka.” Cetus Masruri.

Terang Dia kegiatan renovasi sekolah tersebut harus dilaksanakan sendiri oleh PRS dan tidak boleh dikontrakkan kepada pihak ketiga. Dengan demikian diharapkan sekolah dan masyarakat akan mempunyai rasa kepemilikan yang tinggi dan bertanggung jawab untuk senantiasa memelihara fasilitas yang ada tersebut agar bisa mempunyai manfaat yang sebesar-besarnya untuk kegiatan pembelajaran.

“Renovasi Sekolah kata Masruri bertujuan untuk mendukung upaya Pembinaan sekolah SMP agar SMP Penerima Program Renovasi Sekolah berkembang sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang telah ditetapkan dalam sistem perundang-undangan dan Melanjutkan upaya Pembinaan yang sudah diberikan sebelumnya serta SMP Penerima Program Renovasi Sekolah menjadi contoh bagi sekolah lainnya di sekitarnya atau di daerah lainnya sesuai dengan potensi dan kondisi masing-masing, dengan sasaran sekolah yang memenuhi kriteria Program Renovasi Sekolah tahun 2020 .” papar Masruri.

Akibat selisih pernyataan antara Kepala Sekolah selaku Penanggung Jawab Renovasi dengan Kepala Tukang Renovasi berkaitan dengan jumlah ruangan kelas yang direnovasi maka diharapkan ada pertemuan lanjutan dan hingga berita ini diturunkan Ketua Panitia Renovasi Sekolah SMPN 1 Cluring belum bisa dikonfirmasi.

 

 

 

 

 

Pewarta : Rocky Sapulette.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *