GEMA HPMT meminta Pos Satgas TNI dari Tepeleo ditempatkan di Sakam

  • Whatsapp
Ketua Umum Gema Hpmt. Melisa Sondak

MITRAPOL.com, Maluku Utara – Keberadaan Pos Satgas PAM TNI-AD di Desa Tepeleo Batu Dua, Kecamatan Patani Utara, Halmahera Tengah (Halteng) dikeluhkan oleh Generasi Muda Himpunan Pelajar Mahasiswa Tepeleo (GEMA HMPT) Maluku Utara.

GEMA HMPT meminta agar Pos TNI-AD yang ada di Tepeleo Batu Dua tersebut dipindahkan ke Desa Sakam, Kecamatan Patani Timur.

“Kami pengurus Gema HMPT Maluku Utara, menyatakan sikap, meminta agar perpindahan Pos Tentara (TNI-AD) dari Desa Tepeleo ke perbatasan Haltim-Halteng yang bertempat di Sil,” kata Ketua Umum Gema HMPT Malut, Melisa Sondak, Rabu (16/12/2020).

Organisasi Mahasiswa ini menambahkan, mereka bangga dan akan memberikan apresiasi kepada pihak TNI apabila keberadaan Pos itu berada di Desa Sakam atau Sil.

“Bukan berarti kami tidak suka dengan keberadaan TNI di kampung kami, tapi alangkah baiknya mereka ditempatkan di perbatasan. Mengingat di Desa Tepeleo sudah ada pos keamanan dari aparat Kepolisian,” pintanya.

Sembari menambahkan,”Kami menghargai dan menghormati TNI jika keinginan kami di indahkan. Sebab, lebih pantas jika menjaga perbatasan untuk menghindari masuknya paham radikal dan minuman keras dari luar. Apalagi dengan adanya isu keluarnya orang hutan di Sakam, kami rasa disana adalah tempat yang pantas untuk TNI.”

 

 

Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *