Gunakan anggaran ADD, Desa Sangiang bangun fasilitas jalan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak Banten – Kehadiran Undang Undang ( UU) Nomor 6 Tahun 2014 banyak membuat perubahan dalam pelaksanaan pembangunan desa. Dengan undang-undang tersebut desa diberi kewenangan untuk merencanakan, melaksanakan dan mempertanggung jawabkan anggaraan secara mandiri.

Seperti pelaksanaan pembangunan Desa sangiang kecamatan maja kabu paten lebak, Sejak diberlakukannya UU tersebut telah mewujudkan pembangunan jalan paving, drainase.

saat di temui awak media,lurah bedi menjelaskan.Dalam pelaksanaan pembangunan fisik, Desa sangiang mengalokasikan anggaran dari Dana Desa DD, Alokasi tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara.

“Kami telah melakukan pembangunan fisik melalui Dana Desa sejak tahun 2015. Pembangunan meliputi Paving, drainase,” terang Jubaedi.

Dalam pelaksanaan pembangunan, Desa sangiang telah menetapkan kebijakan dengan skala prioritas. Skala prioritas dimaksud dengan memberi porsi lebih pada satu tiap tahun secara bergilir.

“Ada skala prioritas untuk tiap tahun. Dalam penetapan prioritas, desa mengundang berikut pengurus RT/RW untuk musyawarah,” lanjut Jubaedi

Di sisi lain, Dana Desa juga mampu membantu perekonomian masyarakat dengan penyerapan tenaga kerja. Penyerapan tenaga kerja tidak hanya sebatas pada pelaksanaan pembangunan fisik, namun juga dari alokasi khusus Padat Karya Tunai (PKT).

“Anggaran pembangunan fisik minimal 20 % terserap untuk PKT. Bahkan tahun 2019 PKT ditingkatkan hingga 30% lebih. Jelas dengan anggaraan ratusan juta itu sangat membantu perekonomian masyarakat,” terang sarta anggota Tim Pengelola Kegiatan.

Lebih lanjut Andi mengatakan bila anggaraan Dana Desa sangat bermanfaat dalam percepatan pembangunan. Tidak hanya sebatas pembangunan fisik saja, namun juga memberikan dampak positif terhadap pendidikan dan kesehatan, ungkapnya

 

 

Pewarta : Ahmad/Panjul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *