Diduga Ada Intervensi, Penyaluran BPNT Didesa Cibaliung Jadi Carut – Marut

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang – Lagi-lagi Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Pandeglang – Banten, carut marut karena adanya dugaan campur tangan (intervensi) dari pihak Kecamatan.

Salah satu contoh kini telah terjadi di kp. Babakan Cibaliung Desa Cibaliung Kecamatan Cibaliung, dari hasil pantauan awak media bahwasanya ada salah satu nama calon agen e-waroeng atas nama Dede di desa cibaliung yang menginduk ke agen e-waroeng milik Nunung nurhayati di Desa Cibingbin yang seharusnya Suplier dari PT kenzione sebagai pemasok barang Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di wilayah itu, namun Agen Dede tersebut mengambil suplier lain yakni, ke CV kadu Pinang Raya (KPR) dengan dalih sudah mendapatkan ijin dari ibu Nunung nurhayati selaku agen e-waroeng induk.

foto: Bpk Dede

 

Hal itu di katakan Dede ke awak media bahwa, dirinya telah mendapatkan ijin dari bu nunung bahkan Ia meminta untuk di pinjamkan mesin EDC.

“Pada waktu itu Saya sudah ijin ke Ibu Nunung sambil meminjam mesin EDC dan beliau sudah mengijinkan bahkan saya PO juga ke bu Nunung.”ucap Dede di kediaman nya. pada hari Jumat (18/12/2020)

Di tempat terpisah Nunung selaku Agen e-waroeng yang resmi di Desa cibingbin mengatakan ke awak media, Bahwa dirinya membenarkan kalau sdr Dede di kirim oleh Cv. Kadu pinang raya (KPR), akan tetapi dirinya membantah telah mengijinkan sdr Dede PO ke Cv tersebut, justru Ia malah meminta untuk di pinjamkan mesin EDC.” Kata Nunung

foto: Ibu Nunung

“Masih kata Nunung, Memang benar Dede telah PO ke Cv Kadu pinang raya (KPR) namun saya tidak merasa mengijinkan atau pun membuat PO, kalau pun sdr Dede meminta pasti saya akan buatkan, itupun ke PT Kenzione bukan ke yang lain.” Ucap Nunung

Lanjut Nunung” justru sdr Dede malah meminta agar saya meminjamkan mesin EDC untuk Desa Cibaliung tapi saya tolak, karena saya merasa takut jikalau ini nanti jadi masalah di kemudian hari, akan tetapi tak lama kemudian saya pun di telphon bu Hj Encun (Sekmat), kata bu sekmat kasih aja nanti kalau ada apa-apa saya yang bertanggung jawab, akihrnya mau tidak mau saya harus memberikannya walaupun dengan rasa terpaksa.”Tutup Nunung

 

 

 

 

Pewarta : Heru/Agus Triana

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *