Polres Lambar amankan 8 terduga pelaku kerusuhan di KPU Pesisir Barat Lampung diantara anak dibawah umur

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Barat – Paska kerusuhan pada saat rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati KPU Kabupaten Pesisir Barat, Jajaran polres Lampung Barat berhasil mengamankan 8 orang terduda pelaku pengrusakan dan pelemparan batu pada Gedung Serba Guna (GSG) yang berlokasi di Selalaw Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat pada, Selasa (15/12/2020) Lalu.

Seperti di informasikan bahwa pada saat itu ratusan masa mendesak untuk masuk keruangan pleno dan menuntut dilakukannya Pemungutan Suara Ulang (PSU) di dua kecamatan.

Kapolres Lampung Barat AKBP. Rachmat Tri Hariyasi, S.Ik.,M.H., kepada awak media menjelaskan, terkait kisruh yang terjadi saat Pleno KPU Pesisir Barat, terhadap tindakan-tindakan anarkis yang tidak dibenarkan secara hukum ini tentunya Polres Lampung Barat akan melakukan tindakan-tindakan hukum yang sudah kita lakukan dengan mengamankan sebanyak 8 orang 3 dianatarnya terdapat anak di bawah umur.

“Saat ini kita sudah melakukan pemeriksaan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dan masih dalam proses penyelidikan di satreskrim Polres Lampung Barat dengan Beberapa barang bukti berupa batu dan botol-botol yang memang sudah disiapkan dan juga melakukan pengrusakan gedung GSG Selalaw,“ujar Kapolres Sabtu (19/12/2020).

“Untuk kondisi di lapangan sendiri saat ini terpantau aman dan situasi kondusif dan saat ini juga komisioner KPUD Pesisir Barat Kami evakuasi ke tempat yang aman sehingga mereka bisa beraktivitas secara aman nyaman untuk keselamatan mereka yang diharapkan hasil sidang pleno ini nantinya juga bisa menjadi suatu peresyaratan formil dalam pilkada 2020 Kabupaten Pesisir Barat.

Kapolres Juga menambahkan, ” terkait informasinya yang diamankan dari 8 terduga pelaku ada tiga orang anak-anak saat ini Polres Lampung Barat sedang melaukan komunikasi kepada orang tuanya dan apabila memang terdapat indikasi yang keterlibatannya tentunya tetap kami akan melakukan penegakan penegakan hukum terhadap yang bersangkutan”.

Lanjutnya, “Untuk antisipasi kemungkinan adanya hal-hal yang tidak diinginkan kami tetap melakukan pengaman di beberapa tempat, terutama di kantor KPUD dan Bawaslu di kabupaten Pesisir Barat juga kantor-kantor lainnya objek-objek vital lainnya, “ tutup Kapolres.

 

 

 

Pewarta : Deni Andestia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *