PUPR Provinsi Jabar Melalui PUPR Kab.Cirebon Siap Gulirkan Program Rutilahu Tahun 2021

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Kabupaten Cirebon – Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Cirebon bersiap siap akan meluncurkan program renovasi Rumah tidak layak huni ( Rutilahu) ditahun 2021. Kabupaten Cirebon mendapatkan kuota sebanyak 900 unit rutilahu untuk direnovasi dangan dana stimulan dari provinsi Jawa Barat dan kementrian Pusat.

“Seperti ditahun tahun sebelumnya, bantuan dana untuk renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) akan diterima oleh pemilik atau penerima program rutilahu melalui rekening bank masing masing. Kami hanya ditugaskan untuk melakukan survai dan pendataan di lapangan, agar program ini benar benar tepat sasaran kepada keluarga manfaat yang membutuhkan, Kata Petugas Balai PUPR Provinsi Jawa Barat Ginanjar, Kepada wartawan, Sabtu (19/12/2020)

“Adapun besaran bantuan tersebut akan masuk ke rekening bank penerima manfaat mencapai RP. 17,5 Juta. 2,5 juta untuk upah dan 15 Juta dibelanjakan bahan material. Mudah mudahan ditahun 2021 mendatang bantuan ini bisa mencapai 20 juta.

“Bantuan itu nantinya harus dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan masing masing rumah, yang akan didampingi fasitator dari Desa setempat” Ujarnya.

Dalam menentukan penerima bantuan ini pemerintah melalui kementrian provinsi Jawa Barat, menerapkan persyaratan tertentu. Yakni sarat pertama adalah WNI dan belum perna menerima bantuan program ini, Memiliki tanah milik sendiri, masuk katagori berpenghasilan rendah, dan lantai, dinding, atap sudah tidak layak.

Setelah kita melakukan pendataan di desa Pegagan kidul wilayah kecamatan kapetakan ini baru terdata sebanyak 50 unit pengajuan Rutilahu, khususnya di Desa Pegagan kidul kuotanya mencapai 150 unit, jadi kami harapkan nanti setelah pengajuan diverifikasi dan mendapatkan program ini masyarakat sekitarnya harus berperan aktip dalam membantu agar bisa guyub dan kompak serta bergotong royong untuk menuntaskan program Rutilahu ini sehingga betul betul terealisasi serta menjadi rumah layak huni.

“Karena jika mengandalkan nilai uang dari bantuan ini tidak akan cukup, jadi memang harus ada swadaya atau gotong royong warga setempat untuk diperbantukan ketika bedah atau perbaikan rumah dilaksanakan” Harapnya.

Menurutnya, lanjut ginanjar, setelah survai dan mendata dilapangan di Desa Pegagan ini masih cukup banyak rumah yang tertinggal dilihat dari sisi pemukiman dan sanitasi, serta jalan masih terlihat ketertinggalan, katanya.

“Usai pendataan ini nantinya akan ada verifikasi ulang data yang masuk, ketika program ini sudah siap turun”

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas PUPR dan PERKIM ini akan melaksanakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya ( BSPS) Atau bedah rumah tidak layak huni. Dan BSPS ini juga merupakan salah satu upaya Kementrian PUPR dalam rangka mengurangi rutilahu di daerah yang dilaksanakan secara bertahap atau pertahun nya. Jelasnya Ginanjar Saat dikonfirmasi awak media di desa Pegagan kidul kecamatan kapetakan Kabupaten Cirebon.

 

 

 

 

Pewarta: Darto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *