Pungli, Kades Tanjung Purba dituntut 1,5 tahun penjara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Medan Sumut – Hendri Purba (52), Kades Tanjung Purba Kec. Bangun Purba Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara dituntut satu tahun 6 bulan penjara, karena berupaya meminta uang kepada bawahannya.

Selain itu, JPU Novi Simatupang yang bersidang secara virtual di ruang Cakra-8 PN  Medan, Senin (21/12/2020) juga menuntut denda Rp 50 juta subsider 4 bulan kurungan.

Dalam persidangan dipimpin majelis hakim Tipikor diketuai Eliwarti disebutkan, terdakwa terbukti bersalah, meminta uang Rp 5 juta kepada Lenni Idawati, agar tetap menjabat sebagai  Kaur Pemerintahan Desa Tanjung Purba.

Merasa tak punya uang, Lenni bermohon agar terdakwa tidak mencopotnya dari jabatan Kaur Pemerintahan, sebab sebagai seorang janda anaknya masih sekolah.

“Leni bulan Juni 2020 Sk Kaur Pemerintahan akan berakhir dan akan saya gantikan dengan orang lain” ujar terdakwa seperti yang tertuang dalam dakwaan

” Tolonglah bang jangan diberhentikan, karena tinggal saya yang bekerja dan anak saya masih kelas 1 SMA, ” ujar Lenni mengiba.

Ujungnya, terdakwa meminta uang Rp 5 juta, agar Lenni tetap menjabat sebagai Kaur Pemerintahan. Merasa terpaksa, Lenni pun menyiapkan uang Rp 5 juta.

Meski demikian, Lenni tidak putus akal, sebelum menyerahkan uang yang diminta terdakwa, Lenni menemui anggota Polsek Lubuk Pakam.

Selasa 11 Agustus 2020, sekira pukul 11.30 Wib, Lenni datang ke rumah terdakwa yang berhadapan dengan kantor Desa Tanjung Purba. Saat itu, Lenni menyerahkan uang Rp 5 juta kepada terdakwa.

Setelah menyerahkan uang, Lenni kembali ke kantor desa untuk bekerja. Tak lama masuk anggota Polsek Lubuk Pakam, dan langsung mengamankan terdakwa, berikut barang bukti uang  Rp 5 juta.

JPU menilai, terdakwa melanggar Pasal 11 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

 

 

Pewarta : ZH

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *