Tim Gabungan Polres Bangka Barat Ungkap Kasus Pengeroyokan dan Penganiayaan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Babar – Tim gabungan Polres Bangka Barat dan Polsek simpang Teritip berhasil mengungkap dua kasus yaitu pengeroyokan dan penganiayaan yang terjadi pada hari sabtu tanggal 19 desember 2020 di Desa Berang Kecamatan Simpang Teritip Bangka Barat.

Korban yaitu Niko Hardianto (22), ABI MAYU (23) dan YAYANG (18) warga Desa Berang Kecamatan simpang Teritip Bangka Barat.

Kasat Reskrim AKP Andri Eko Setiawan.SH.S.I.K seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah S.I.K menjelaskan kronologi kejadian penganiayaan yang terjadi di Pinggir Jalan tanah kebun Sawit PT.THEP belakang SMK 1 Desa Berang Kecamatan Simpang Teritip Bangka Barat. Selasa (22/12/2020)

Kejadian bermula pada hari Sabtu tanggal 19 Desember 2020 sekira pukul 23.00 wib dipinggir Jalan tanah kebun Sawit milik PT.THEP belakang SMK 1 Desa Berang Kecamatan Simpang Teritip Bangka Barat, saat korban bernama Miko Hardianto, Abi Mayu, dan Yayang, sedang duduk-duduk nongkrong di Pinggir Jalan tanah kebun Sawit PT.THEP belakang SMK 1 Desa Berang , kemudian datang 5 (lima) orang laki-laki yg tidak dikenal menggunakan Sepeda motor Yamaha Bison dan Yamaha Jupiter Z, berhenti di dekat Korban dan teman-temannya yang sedang nongkrong, tiba-tiba 5 (lima) orang pelaku langsung mengeroyok dan memukul ke tiga korban menggunakan potongan kayu hingga babak belur, tidak terima dengan perlakuan tersebut korban langsung melaporkan kejadian ke SPK Polsek simpangTeritip.

Dari sejak adanya laporan kejadian itu, Tim Gabungan Polres Bangka Barat terus melakukan pencarian keberadaan para tersangka, hingga pada hari Senin tgl 21 Desember 2020 sekira pukul 02.30 wib tim gabungan Polres Bangka Barat dan Polsek simpang teritip, mendapatkan informasi bahwa diduga pelaku berada dirumahnya dan kemudian Tim gabungan langsung menuju kerumah yang diduga pelaku penganiayaan di desa simpang ibul, kemudian tim berhasil mengamankan 2 (dua) org diduga pelaku yang berinisial AL, (18) warga Desa Ibul dan SA, (17) warga Desa Ibul , selanjutnya tersangka dibawa ke mapolsek simpang teritip untuk melakukan penyidikan lebih lanjut.

Kasat Reskrim juga menjelaskan tim gabungan Polres Bangka Barat dan Polsek simpang teritip berhasil mengamankan dua orang pelaku penganiayaan, dan dari tempat kejadian itu, tim gabungan berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah potongan kayu ukuran sekitar 70 cm, adapaun alasan pelaku melakukan pengeroyokan dan penganiayaan dengan motif balas dendam.” Terang Kasat Reskrim

 

 

 

 

Pewarta : Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *