“LSM LIDIK Pro, Minta penegak Hukum Tangkap dan Penjarakan pelaku PETI Potolo”

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Bolmong Sulut – Terpidana kasu s Pertambangan Tanpa Izin (PETI) Gusri Lewan nampaknya tak pernah jerah.

Pasalnya,dari hasil investiga si awak media di lokasi Potolo yang terletak di wilayah kepolisian Desa Tanoyan ini, Gusri yang sudah diputus 1 tahun penjara dan denda 10.000.000 ini masih tetap melaksanakan aktifitasnya.

 

Persoalan ini memantik perhatian Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lidik Pro Sulawesi Utara, Parindo Potabuga.

Menurutnya, supremasi hukum di Sulut seakan tajam ke bawah dan pandang bulu.

“Gusri itu kan terpidana yang sudah diganjar dengan hukuman 1 Tahun penjara, kenapa kemudian masih bebas berkeliaran diluar dan bahkan kembali melakukan aktifitas yang sama,”kata Potabuga ke awak media siang tadi (24/12/2020).

Pertambangan ilegal yang tidak mengantongi izin sudah sangat jelas bertentangan dengan UU minerba,karenanya tak ada alasan buat penegak hukum untuk tidak menangkap dan memenjarakan para pelaku.

Apalagi lanjut Potabuga,cara pengelolaannya menggunakan alat berat jenis eksapator dan tidak mengantongi amdan sebagai pra syarat pengolahan pertambangan.

“Penegak hukum harus tegas menindak para pelaku ilegal mining,apalagi pelakunya adalah orang yang sama.Jangan sampai hukum di negara ini kehilangan nilai dimata masyarakat,”tegasnya

 

 

 

Pewarta : (Chandra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *