HMI Soroti Pelaku Teror Rumah Aktivis Penggiat Anti Korupsi di Tapteng

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Tapteng – Rumah Aminudin Zega aktivis penggiat anti korupsi Tapanuli Tengah di lingkungan VI, Kelurahan Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, nyaris terbakar diduga dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab pada, Senin 14/12/2020 lalu sekitar pukul 01.45 Wib tengah malam.

Aminudin Zega kepada wartawan Mitrapol di tempat kejadian mengatakan, awalnya mendengar suara dentuman kecil, setelah itu ada pancaran cahaya serta nyala api yang membakar tenda serta kayu yang tertumpuk di teras rumahnya, kemudian saya dan keluarga keluar dari rumah ada melihat seseorang memakai topeng berlari meninggalkan lokasi, sebenarnya kami ingin mengejar pelaku tapi mengingat api sudah mulai merayap terpaksa kami lebih focus memadamkan api.” Ucap Aminudin

Melihat kejadian itu, warga yang berada disekitar rumah berhamburan memadamkan api. Aminudin Zega menduga tindakan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab ini adalah bentuk terror untuk membungkam dirinya yang selalu kritis terhadap pelaku dugaan korupsi di Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah.” Ujar dia

Masih kata Aminudin, Sebelumnya pada tanggal 21 maret 2019 lalu pukul 21.00 Wib tengah malam rumah saya juga pernah digeledah anggota polsek pandan dengan lengkap pake senjata laras Panjang serta Satpol PP Pemkab Tapanuli Tengah dengan dalih dicurigai ada narkoba di rumahnya, tapi yang paling mengherankan penggeledahan itu dipimpin langsung Bupati Tapanuli Tengah Bahtiar Ahmad Sibarani serta wakilnya Darwin Sitompul. Pada penggeledahan tersebut ternyata tidak menemukan narkoba sebagaimana dugaan Bupati tersebut, uniknya penggeledahan itu tidak ada izin dari Pengadilan sesuai KUHAP.” Tuturnya

Tindakan terror itu disesalkan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Tapanuli Tengah Raju Firmanda Hutagalung, kepada wartawan Mitrapol melalui sambungan seluler hari, Senin 21/12 berharap pelaku terror serta orang-orang yang terlibat di belakangnya harus di usut.” Ujar Raju Firmanda

Raju Firmanda Hutagalung membeberkan, beberapa aksi terror serupa yang pelakunya belum tertangkap seperti pembakaran mobil milik penggiat anti korupsi Tapanuli Tengah Charles Pardede di pandan, pembakaran bengkel mobil Apul Marbun di sibuluan dan yang paling terahir pemukulan aktivis anti korupsi Prins Wallea Tambunan yang juga wartawan Mitrapol, di jln. Raja Junjungan Lubis Pandan beberapa bulan yang lalu, tokoh masyarakat tersebut pada saat mengendarai roda dua (500 meter dari rumahnya) dipukul dari samping dengan menggunakan besi bulat berbentuk linggis kearah kepalanya ya… untung masih bisa ditangkis walaupun tangan menjadi memar dan bengkak, dimana pelaku juga melarikan diri.

Jika pelaku terror ini tidak terungkap, maka teror lain mungkin akan terjadi lagi, ini kejahatan yang tidak bisa di anggap remeh.” Ungkapnya

Kasat Reskrim Polres Tapanuli Tengah ketika dikonfirmasi wartawan Mitrapol di kantornya pada, (22/12) mengatakan bahwa kejadian di rumah Aminudun Zega ditangani Polsek Pandan, namun kita membekapnya, dalam hal penyelidikan tidak bisa semua dibuka ke publik, namun jika ada informasi yang diketahui masyarakat hendaknya kita saling bersinerji agar kasus tersebut segera terungkap.” Tutupnya

 

 

 

 

 

 

 

Pewarta : (Prins)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *