YARA Minta Polres Langsa Segera Tangani Kasus Dugaan Korupsi Oknum Perangkat Gampong Alue Pineung

  • Whatsapp
H.A.Muthallib lbr,SE,SH,M.Si,M.Kn - Ketua Perwakilan YARA Kota Langsa

MITRAPOL.com, Kota Langsa – Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Langsa H A Muthallib Ibr,SE,.SH,.M.Si,.M.Kn minta Polisi Polres Langsa agar segera melakukan penyelidikan kasus dugaan Korupsi yang di duga dilakukan oleh perangkat Gampong Alue Pineung, Kecamatan Langsa Timur, Pemko Langsa Provinsi Aceh.

Yara Langsa sudah dapat informasi akurat kasus ini dan sudah mulai ditangani oleh tim tipikor Pelres Langsa, ujar H Thallib kepada sejumlah awak media di Langsa Minggu pagi, (27/12/2020).

Menurut H Thallib, kasus dugaan korupsi yang dibuka atau saling buka – bukaan oleh perangkat Gampong Alue Pineung, sampai ke tim Reskrim Tipikor Polres Langsa,” ujar H Thallib, yang juga dosen Fakultas Hukum Unsam Langsa.

Lebih lanjut dikatakan, sudah diketahui banyak pihak jika dugaan korupsi uang Gampong Alue Pineung Langsa Timur, akibat saling tuding antara Keuangan dengan sejumlah perangkat Gampong itu, sehingga kasus ini pun mencuat ke media,” ujar mantan Wakil Ketua PWI Aceh ini.

Yara minta kepada pihak penyidik agar kasus ini harus di tuntaskan sampai ke pengadilan, soalnya kasus ini saling buka – bukaan oleh perangkat Gampong itu sendiri, sudah cukup unsur pihak penyidik Tipikor Polres Langsa untuk segera memeriksa pihak – pihak yang terlibat dalam kasus ini, kalau sudah cukup unsur kita juga desak tim penyidik Polres Langsa untuk segera tahan pihak – pihak yang diduga melakukan korupsi uang gampong, apalagi pihak Geuchik menyuruh melarikan diri oknum keuangan gampong itu,” ujar H Thallib yang juga seorang Advokat.

Terbukanya kasus dugaan korupsi ini karena adanya saling tuding menuding antara perangkat Gampong itu, yang dituduh pihak keungan sudah melakukan penggelapan uang gampong, sesuai pernyataan dari sejumlah perangkat Gampong kepada sejumlah media,” ujar nya.

Pokoknya kita desak polisi segera panggil perangkat Gampong, yang dugaan sementara banyak pihak yang terlibat bukan hanya oknum keuangan saja, tutup H Thallib.

 

 

 

 

 

 

Pewarta : T,Indra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *