Gelar Konferensi Pers, Polres Lampung Timur Rilis Keberhasilan Pengungkapan Kasus Tahun 2020

  • Whatsapp

MITRAPOL.com Lampung Timur – Tingkatkan rasa aman dan nyaman ditengah masyarakat, Polres Lampung Timur Polda Lampung, Selasa (29/12/2020) gelar kegiatan Konferensi Pers sebagai sarana publikasi keberhasilan pengungkapan sejumlah tindak pidana bersama awak media.

Dipimpin langsung Kapolres Lampung Timur AKBP Wawan Setiawan,S.IK kegiatan konferensi pers digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2020 kasus tindak pidana meningkat 34 % dibanding tahun 2019,dan tentang Data Kinerja Penanganan Perkara selama Tahun 2020 dalam laporan polisi dimasing – masing satuan jajaran Polres Lampung Timur.

“Pada Satuan Narkoba yang ditangani 134 laporan dengan jumlah tersangka 181 orang barang bukti, Shabu-Shabu 156,81 Gram, Ganja 0,80 Gram, Tembakau Sintetis 36,29 Gram, Exstasi 7,1/3 Butir dan Psikotropika 2 Butir. Selain itu berhasil menyita ratusan botol minuman jeras berbagai jenis dan merk, antara lain Vodka, Anggur, Vigour,”ujar Kapolres.

Selain itu,Kapolres Lampung Timur juga menambahkan keberhasilan pada satuan lainnya.

” Pada satuan lalulintas, angka kecelakaan tahun 2020 adalah 174 kejadian, total kerugian material Rp. 503.400.000,-, korban meninggal dunia 73 orang terdiri dari luka berat 32 orang, dan luka ringan 187 orang.Hal lainnya Satuan Reskrim, pada tahun 2019 menerima 277 laporan, ditahun 2020 menerima 599 laporan,”tambah Kapolres.

Masih dikatakan Kapolres Lampung Timur ,bahwa dugaan tindak pidana telah berhasil menyelesaikan 373 laporan tindak pidana (Ungkap Kasus), dan 226 laporan polisi sedang dalam proses upaya pengungkapan, dengan jumlah tersangka 392 orang.

Pengungkapan kasus tersebut, didominasi oleh tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), serta Pencurian Dengan Pemberatan (Curat), pembunuhan, perakitan senjata api, pembuangan bayi, dan lainnya.

Pihak Kepolisian Polres Lampung Timur juga menemukan 369.473 pelanggaran, saat digelarnya Operasi Yustisi, tentang Kedisiplinan Penegakan Protokoler Kesehatan, untuk menekan penyebaran Virus Corona (COVID-19).

 

 

 

 

 

Pewarta : MM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *