Pamsimas Desa Sukajadi belum difungsikan, Ada Apa..?

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) merupakan salah satu program Pemerintah dan Daerah untuk meningkatkan akses penduduk pedesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak untuk masyarakat.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses penduduk pedesaan dan pinggiran kota terhadap fasilitas air minum dan sanitasi, dalam rangka pencapaian target akses Universal Air Minum dan Sanitasi.

Berdasarkan Undang-undang No. 23 Tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah, pelayanan air minum dan sanitasi telah menjadi urusan wajib Pemerintah Daerah.

Tapi tidak dengan untuk desa Sukajadi tepatnya yang dikp.cengkara, Pamsimas di Kampung tersebut diduga bermasalah, karena belum berfungsi sama sekali.

Yang sangat disayangkan di titik yang dibangun didesa Sukajadi ini, Kecamatn Carita Pandeglang-Banten, Pamsimas belum bisa dipergunakan oleh masyarakat padahal jika dilihat dari jangka waktu pekerjaannya sudah seharusnya bisa dinikmati oleh masyarakat.

Pamsimas di Kp.Cengkara ini , seakan terbengkalai karena belum bisa beroperasi maksimal, bahkan menurut warga sekitar pipa kepenampungan belum disambungkan.

“Pamsimas ini tidak berfungsi sampai sekarang, kami masyarakat Kp.Cengkara, mempertanyakan kenapa belum berfungsi Pamsimasnya,” ucap salah satu warga yang namanya minta dirahasiakan ini ke Mitrapol.com, Senin 28/12/20.

Penyediaan layanan air minum dan sanitasi yang memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM), dengan menyediakan dukungan finansial baik untuk investasi fisik dalam bentuk sarana dan prasarana, maupun investasi non fisik dalam bentuk manajemen, dukungan teknis, dan pengembangan kapasitas.” tegasnya.

Sedangkan pekerjaan Pamsimas ini dikerjakan dari bulan september 2020 yang mengeluarkan anggaran APBN Rp 245.000.000(Dua Ratus Empat Puluh Lima Juta),IN KINDnya Rp 56.000.000 (Lima Puluh Enam Juta) dan uang iuran Masyarakat Rp 14.000.000 (Empat Belas Juta) total keseluruhannya Rp 315.000.000 (Tiga Ratus Lima Belas Juta) itukan bukan anggaran sedikit pak,tapi kami belum bisa merasakannya.

Bagus selaku ketua pelaksana ataupun yang sebagai kelompok yang mengerjakan mengakui bahwa memang belum berpungsi dan seakan menyalahkan pihak yang ngebor airnya.

Ia betul memang belum beres,airnya kotor dan saya sudah mempertanyakan dan memerintahkan tukang bornya untuk menyelesaikannya.

“Iyah bang belum dikarenakan tukang bor nya,hari Jumat dia mau kesana Mau nguras Kemarin udah saya jemput di Baros,terang Bagus melalui pesan whatshappnya.”

Hal yang sama dikatakan Ray Safrudin selaku kepala desa Sukajadi yang ikut serta pengelola keuangan yang dianggarkan juga dari Apedes ini membenarkan belum berfungsi dan sudah mempertanyakan keBagus,”papar kades.

 

 

 

 

 

 

Pewarta : R.Siregar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *