Tumpukan Beras dari Cv Kadu Pinang Raya di keluhkan Agen E Warung Desa Cibingbin

  • Whatsapp

MITRAPOL.com – Pandeglang, perihal pemberitaan yang di terbitkan sebelumnya terkait program bantuan pangan non tunai (BPNT) di desa cibingbin kecamatan cibaliung masih jadi soal.

Pasalnya, Agen E-waroeng Nunung Nurhayati yang sebelumnya di bingungkan oleh dua supplier yakni PT Kenzione dan CV kadu pinang raya (KPR) yang di duga ada campur tangan pihak lain.

Setelah kejadian tersebut pihak agen e-waroeng nunung nurhayati merasa di rugikan dan terbebani dengan adanya Comodity beras yang masih mengendap di rumah nya karena tidak ada kejelasan dan pertanggung jawaban dari pihak CV kadu pinang raya (KPR).

Karena menurutnya, “Agen e-waroeng miliknya tidak pernah merasa PO kepada pihak CV Kadu pinang raya.

“Dari awal saya selalu PO ke PT Kenzione dan saya tidak pernah PO ke pihak kadu pinang raya, entah kenapa tiba-tiba ada pihak lain supplier ke agen e-waroeng tanpa kordinasi terlebih dahulu.

Dengan kejadian ini saya merasa bingung dan merasa terbebani karena bagi saya ini adalah suatu dilema yang sangat berat apalagi sampai saat ini beras tersebut masih menumpuk di rumah.

Masih kata nunung”, bahkan pengusaha lokal (pemilik) beras tersebut selalu menanyakan kapan beras nya di bayar, namun saya tidak mau membayarnya, ini bukan tanggung jawab saya, harusnya ini adalah tanggung jawab CV, karena semua ini supplier dari CV kadu pinang raya (KPR).“tutupnya 29/12/2020.

Menanggapi Hal ini doris aktifis muda kabupaten Pandeglang angkat bicara, bahkan dirinya menduga dengan kejadian tersebut, bahwa ini ada indikasi saling gesek antar supplier dengan supplier yang lain se olah-olah ingin merebut dan memperluas wilayah kekuasaan dengan cara masuk melalui sektor ke pemerintahan tingkat kecamatan cibaliung dan ingin menjatuhkan PT yang lain demi keuntungan pribadi.

“Sudah jelas dan kuat dugaan saya bahwa ini ada indikasi saling gesek antar supllier demi meraih keuntungan pribadi, karena dari hasil pantauan saya dan rekan-rekan media di lapangan bahwasannya hampir seluruh agen e-waroeng di kecamatan cibaliung di sarankan serta ada nya tekanan (intervensi) pihak oknum kecamatan untuk PO ke pihak CV kadu pinang raya (KPR) apalagi pihak CV tersebut masih ada kaitan keluarga dengan pak camat.” terangnya ke awak media (29/12/2020)

Sementara itu entus salaku bagian dari CV kadu pinang raya saat di konfirmasi WhatsApp nya tidak ada jawaban samapai pemberitaan ini di terbitkan.

 

 

 

 

 

 

Pewarta : Heru/Agus Triana

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *