Kesal Jalan tak kunjungi diperbaiki, warga sulap menajadi rel Bambu

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang – Pembangunan jalan kampung Pasir Jatake Desa Patia Kecamatan Patia kabupaten Pandeglang-Banten ,selalu menunggu dan belum direalisasikan padahal sudah sering melakukan pengukuran,yang membuat membuat warga merasa kesal.

Parman selaku tokoh Masyarakat Rt 01 /03 Kampung Pasir Jatake ini kepada awak media sudah merasa geram terhadap Pemerintah Desa Patia.

“Kami sangat merasa di bodohi oleh aparatur Pemerintah Desa, sebab sudah sering kali di adakan pengukuran tapi kenyataanya sampai ingin menghadapi awal tahun tak kunjung terealisasi,” ujar parman. rabu 30/12/2020.

Padahal kami sangat mengharapakan dan membutuhkan perbaiakan jalan tersebut yang merupakan akses utama kami untuk menggembangkan usaha.

Dengan kondisi jalan seperti ini masyarakat sangat sulit mengembangkan usahanya guna mencari nafkah diakibatkan jalan yang sangat parah.

Lah bapa liat sendiri kondisi jalannya, kami sepakat berinisiatif untuk melakukan gotong royong, dengan memasang bambu sebagai akses jalan warga” ungkap Parman.

Dilokasi yang sama ketua Rt jamin juga mengatakan hal yang sama, jika warga sengaja membuat jalan Bambu agar dapat dilewatinya,”

Benar pak kami bersama masyarakat gotong royong buat jalan bambu, sebab kami menunggu dari Pemerintah Desa, sampai sekarang belum pernah di perbaiki, di ukur malah sering pak…tapi nol,” ucap Jamin.

Warga Kampung Pasir Jatake juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten dan juga Provinsi Banten agar dapat meninjau Kampungnya jangan hanya sebatas diukur dan diukur saja,tapi yah begini hasilnya,”imbuhnya.

 

 

 

 

 

Pewarta : R.Siregar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *