Refleksi Akhir Tahun, FWJ Gelar Malam Persahabatan dengan pesan “Damai Itu Indah”

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Forum Wartawan Jakarta (FWJ) gelar refleksi akhir tahun dan malam persahabatan bersama seluruh pengurus dan anggotanya. Acara dengan pesan “damai itu indah” berlangsung meriah dan penuh keakraban, di ruang terbuka rumah makan Sayur Gabus Udin Combo, Jl. Dermaga BKT, Cilincing,Jakarta utara.

“Selain di hadiri seluruh pengurus dan KSB perwakilan semua korwil, turut hadir Ketua Umum FWJ Mustofa Hadi Karya, Anggota Dewan Penasehat Lemens Kodongan dan para advocad penasehat Hukum FWJ Tonyn Tachta Singarimbun dan Joe Soetta. Keduanya, pendekar hukum papan atas yang kini menjadi Kuasa Hukum kasus framing “mimpi Nabi Muhammad” ustad Haikal Hasan yang saat ini ditangani pihak Polda Metro Jaya ” ucapnya.

“Di awal acara, dalam sambutannya ketua FWJ Mustop Hadi Karya berpesan agar seluruh anggota FWJ yang hadir senantiasa menjaga kerjasama dan kekompakanya di wilayah masing masing.

“Jadi jika ada masalah, jangan dibiarkan hingga membesar. Maka setiap KSB korwil Jakarta Pusat, Barat, Timur, Selatan, Utara dan Bekasi yang hadir malam hari ini patut mengambil langkah preventif untuk menyelesaikan dan mendamaikan,’’ jelas Mustofa yang biasa dipanggil Opan.

“Sementara itu Penasehat Hukum FWJ Tonin Tachta Singarimbun menyampaikan pesan “Kedepan jangan ada lagi perseteruan seperti ini terjadi, segala sesuatu harus diselesaikan secara musyawarah,ini bisa jadi contoh terakhir Ya…siapapun kita, agama mengajarkan perbuatan baik dan jagalah perdamaian diantara sesama,’’ terang Tonyn.

Selain menyampaikan pesan damai, Tonyn juga berpesa agar setiap anggota FWJ semakin memberdayakan diri agar tidak kalah dengan media maenstream. “Secara kualitas seharusnya anggota FWJ tidak boleh kalah dengan media mdia besar. Karena mereka juga sama dengan kita. Jika anggota FWJ semakin berkualitas, dengan sendirinya ada kemandirian dan kesejahteraan,’’ jelasnya.

“Sementara itu, Ketua Bidang OKK saat didaulat memberikan sambutan mengatakan, tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan sepanjang ada tekad, jiwa besar dan kemauan. “Sebagai sahabat seharusnya kita menaruh kasih, bukan saling memprofokasi apalagi berseteru karena hoax. Kedepan, di tahun 2021 FWJ harus lebih baik. Lebih kompak dan lebih produktif,’’ tukas Esa Tjatur Setiawan.

Selain berisi pesan-pesan sebagai refleksi positif agar kedepan FWJ bisa menjadi lebih baik, malam refleksi akhir tahun FWJ nampak riuh meriah oleh lantunan lagu-lagu dan musik yang dipandu dengan apik oleh Rico Siahaan.

Ucapan terimakasih dan surprise, bersuka cita haru saat Sang Ketua Panitia Rosmauli membagikan hadiah satu persatu bak Sinterklas. “Sungguh karena saya merasa gembira dan bersukacita, maka saya ingin membagikan sesuatu, spesial. Tapi jangan dilihat harganya ya,” urai Ros.

FWJ tetap solid dan kompak dengan makan bersama sambil nikmati alunan musik,yang sangat meriah.

 

 

Pewarta : Desy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *