Setelah Pondok Ranggon Penuh, TPU Tegal Alur Sibuk Makamkan Jenazah Corona di Akhir Tahun

  • Whatsapp

MITRAPOL.com Jakarta – TPU khusus jenazah Corona di Pondok Ranggon telah terisi penuh. Kini sejumlah jenazah COVID-19 dimakamkan di kawasan TPU Tegal Alur.

Sejumlah petugas memakamkan jenazah COVID-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, Rabu (30/12/2020).

Jakarta tengah waspada menghadapi pandemi virus Corona. Kewaspadaan ini menyusul tempat pemakaman umum (TPU) khusus jenazah Corona di Pondok Ranggon telah terisi penuh.

Pemprov DKI Jakarta kini mengizinkan jenazah Corona dimakamkan di luar TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur. Sebab, TPU yang khusus untuk memakamkan jenazah Corona itu telah penuh. Sejumlah jenazah COVID-19 pun kini dimakamkan di TPU Tegal Alur.

Sedikitnya 40 jenazah pasien COVID-19 dimakamkan di TPU Tegal Alur setiap harinya.

Dilansir dari CNN Indonesia, Ketua Satuan Pelaksana TPU Tegal Alur, Wawin Wahyudi mengatakan peningkatan jenazah COVID-19 ini terjadi akhir tahun 2020.

Sejak hari Natal atau 25 Desember lalu, saban hari ia menerima setidaknya penggalian lebih dari 40 lubang makam.

Adapun jumlah penggalian makam tertinggi di TPU Tegal Alur terjadi pada Senin (28/12) malam sebanyak 52 jenazah.

Diketahui ada 70 personel yang bekerja di TPU Tegal Alur. Guna menangani lonjakan jumlah pemakaman jenazah COVID-19, para personel yang bertugas menggali makam untuk jenazah COVID-19 itu bekerja dengan sistem pembagian jadwal kerja.

Meski jumlah jenazah pasien COVID-19 yang dimakamkan di TPU Tegal Alur terus dilakukan, lahan pemakaman di TPU tersebut dipastikan masih tersedia. Sementara penambahan lahan berikutnya masih menunggu arahan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Seperti diketahui, Baru-baru ini Pemprov DKI Jakarta mengizinkan pemakaman jenazah Covid-19 dilakukan di luar TPU khusus. Kebijakan ini lantaran lahan pemakaman Covid-19 di TPU Pondok Ranggon yang mulai penuh.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan telah menyiapkan TPU biasa atau non-khusus agar bisa digunakan untuk memakamkan jenazah Covid-19. Namun ia masih enggan merinci TPU mana saja yang bakal digunakan.

 

 

 

 

 

Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *