Sidak wakil ketua DPRD Kota Tangerang, Mendapat perlawanan dari Pemilik usaha Aksesories Auto Part

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Tangerang Kota – Pemilik Usaha Aksesoris, spear part kendaraan yang berada di Perumahan Taman Jaya, wilayah RW 11 Kelurahan Cipondoh Makmur Kecamatan Cipondoh Tangerang Kota, Terkesan Melawan saat dilakukan Sidak Dadakan oleh Wakil ketua DPRD, serta Anggota Komisi 1 dan 2 kota Tangerang, yang membidangi penataan Ruang dan lain lain.

Pemilik Usaha spear Part aksesoris Kendaraan O.H.K Auto Part itu Tidak Terima dengan kedatangan yang dilakukan oleh wakil ketua DPRD kota Tangerang. untuk dilakukan Pemeriksaan Terkait Aktivitas dan perizinan pengusaha Auto Part dilokasi, Rabu (30/12)

Kegiatan tersebut diduga Tidak sesuai peruntukan dimana Perumahan, Perum Taman Jaya tidak diperuntukkan untuk Usaha namun Pada kenyataannya didalam wilayah perum Taman Jaya terdapat Aktivitas usaha Home industri seperti Spear part, Produk Saos, Garmen serta pengolahan plastik.

Seperti Home industri yang bergerak di bidang Aksesoris spear part O.H.K Auto Part, Tempat kegiatan usaha dia dilakukan penyidakan Wakil Ketua DPRD, pemilik Usaha Auto Part O.H.K Tidak Terima dengan kedatangan Jajaran pemerintah kota Tangerang, dengan penyambutan yang Terkesan Arogan.

” Apa ini Rame – Rame Datang Kerumah Orang sudah Lapor dengan RW Belum ini datang Gerombolan Kaya Gini, RW mana RW ko begini Datang dadakan seperti ini, ” Kata wanita Berambut Pendek Berbaju Biru Muda Bersama Anak perempuan pemilik usaha itu.

Hak apa anda menanyakan Retribusi ke RW dan menanyakan surat Surat Ijin usaha yang saya Miliki, Anda semua datang, Ramai Ramai menanyakan Hal itu,” kata dia dengan Nada Suara Tinggi.

Ini Rumah Tinggal Pak Mana Mampu saya buka usaha Toko atau Ruko ini bukan produksi pak ini Hanya pengemasan dan ini sudah 20 Tahun kembali membela diri saat dipertanyakan

malah menayangkan Balik ,”kalau memang menanyakan perijinan harusnya bapak menayangkan keatasan bapak saya di sini sudah 20 tahun begitu juga usaha saya ya’ 20 tahun,” kata pemilik usaha saat ditemui di lokasi

“kenapa tidak ada surat tugas dan pemberitahuan kepada saya sebelumnya ko’ main masuk begitu saja sih,”Ngotot dia

Disisi lain, “Ibu yang namanya sidak kenapa harus memberi tahu,” ucap salah satu anggota yang datang

Menurut ” Turidi Susanto “saya datang atas aduan masyarakat terkait aduan warga tampak dengan secara baik, menanyakan keperuntukan rumah tinggal yang di jadikan tempat usaha terkait perijinannya ada atau tidak, kenapa ibu terkesan Tidak Terima dan Selalu nyerocos,”Tegas dia

“Saya memberikan arahan kepada rekan Anggota yang ada seperti Satpol PP untuk menindaklanjuti bahkan Disnaker untuk mengusut perihal BPJS ketenagakerjaan dan upah yang tidak layak agar segera dilakukan,” Tindakan pekerjaan Hanya dibayar 1,5 juta sebulan Jelas tidak sesuai dengan aturan penetapan aturan.” tutup Turidi Susanto,

 

 

 

 

 

 

Pewarta : Shem

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *