Pertama kali datang, Masyarakat Bangga Gubernur Hadiri Galungan di Mopugad

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, SULUT – Disambut dengan tarian Kabela dan tarian daerah Bali yang di Kolaborasi dengan nama tarian ODSK memeriakan peringatan hari raya Galungan di Desa Mopugad,

Tarian yang dibawakan oleh SMA Swadarma Mopugad ini, sontak mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat yang hadir ketika menjemput Gubernur Olly Dondokambey dan para rombongan Gubernur serta rombongan Ibu Bupati Bolmong Yasti Soeprodjo Mokoagow Februari 26/2/2020 lalu,

Dalam kesempatan itu masyarakat Adat Desa Mopugad berterima kasih kepada Gubernur karena baru kali ini datang ke Pura Desa adat Mopugat pada saat menghadiri hari raya Galungan bulan maret yang lalu.” Ungkapnya kepada media ini beberapa waktu lalu

Ketua PHDI Desa Adat Mopugat I Nengah Puji berterima kasih karena semenjak tahun 1963 dan 1974 baru kali ini Gubernur hadir dan kami masyarakat bangga dan sungguh berterima kasih atas kedangan Gubernur.

“Kami berterima kasih atas kunjungan Gubernur karena sejak dulu belum ada Gubernur yang hadir pada saat hari raya umat hindu di Mopugad ingat pak bahwa kami disini Orang Desa Suka Kerja (ODSK),” ujarnya memuji pak Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur dalam sambutanya mengatakan agar keragaman yang ada di Bolmong merupakan hal paling utama dalam menjaga perbedaan dan keragaman di wilayah BMR dengan berbagai multi etnis dengan berbagai suku hidup saling berdampingan.

“Torang jaga ini kebersaamaan sebagai citra Sulawesi Utara yang selalu menjaga silahturami antar umat beragama,” katanya.

“Kata Galungan dalam bahasa Jawa bersinonim dengan kata Dungulan yang artinya menang atau unggul, yang maknanya adalah mendapatkan kemenangan yang benar dalam hidup ini merupakan sesuatu yang seharusnya kita perjuangkan. “Galungan adalah perayaan bagi kemenangan Dharma” (kebenaran) melawan Adharma (Kebatilan).

Selain itu, Galungan pada hakikatnya untuk mensinergikan kekuatan suci yang ada dalam diri setiap manusia untuk membangun jiwa yang terang untuk menghapuskan kekuatan gelap dalam diri

Menurutnya, pelaksanaan perayaan Hari Raya Galungan ini berjalan khidmat, menunjukan bahwa masyarakat Sulut memiliki toleransi tinggi dan saling menghargai perbedaan. “Di tengah-tengah kemajemukan masyarakat Sulut, umat hindu mampu menunjukan kerukunan dan toleransi kehidupan antar umat beragama,” kata gubernur dalam sambutannya.

Kedatangan Gubernur dan Bupati atas undangan Panitia perayaan mendapatkan sambutan hangat dari seluruh warga masyarakat Adat Mopugad. Hadir dalam acara tersebut seluru elemen masyarakat dari etnis Bali dan Jawa serta tokoh. PHDI bolaang mengondow Ir nyoman sukra Msi , PHDI desa kembang merta PHDI desa werdi agung PHDI desa Mopugad PHDI desa mopuya dan PHDI Desa kosiok  dalam kesempatan tersebut pula Gubernur memberikan bantuan Alat pertanian berupa pengering padi, perontok padi Dll dengan nilai Miliaran rupiah.”Tuturnya

 

 

Pewarta : (Chandra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *