Polres Ternate Gelar Pres Release Akhir Tahun 2020

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Maluku Utara – Polres Ternate rilis akhir tahun kasus yang ditangani selama tahun 2020 yang berlangsung di Mapolres, Kamis (31/12/2020).

Dari sejumlah kasus tindak pidana umum, penganiayaan mendominasi laporan polisi yang ditangani Satuan Reserse dan Kriminal.

“Berdasarkan laporan yang masuk di SPKT, tindak pidana penganiayaan ada 44 laporan dengan penyelesaian 32 laporan, sisa 12 laporan belum selesai,” kata Kapolres Ternate AKPB Aditya Laksimada.

Ia menuturkan, kasus pengeroyokan 6 laporan yang selesai 3 laporan, sisa 3 laporan belum selesai, kasus keroyok dan aniaya 9 laporan yang selesai 3 laporan, kasus pencurian 17 laporan yang selesai 15 laporan, kasus curanmor 4 laporan selesai 2 laporan, kasus curat 8 laporan selesai 5 laporan.

Menyusul kasus curas 3 laporan selesai 1 laporan, kasus perjudian 2 laporan, kasus penipuan 1 laporan, kasus penggelapan 6 laporan selesai 2 laporan, kasus penipuan atau penggelapan 6 laporan, selesai 1 laporan, dan kasus penggelapan dalam jabat 6 laporan selesai 1 laporan.

Kapolres Ternate AKPB Aditya Laksimada dalam release akhir tahun 2020 di aula Polres Ternate, Kamis (31/12/2020).

Selain itu, ada kasus perzinahan 5 laporan, selesai semua, kasus penalantaran anak 1 laporan, kasus pengerusakan 4 laporan selesai 3 laporan, kasus penipuan online 1 laporan belum selesai, kasus pemalsuan dokumen 2 laporan belum selesai, kasus kekerasan anak dibawah umur 13 laporan selesai 8 laporan, kasus pencabulan anak dibawah umur 9 laporan, selesai 5 laporan.

Selanjutnya ada kasus persetubuhan anak dibawah umur 10 laporan selesai 5 laporan, kasus pencabulan dewasa 2 laporan selesai 1 laporan, kasus penelantaran istri 2 laporan , kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) 16 laporan selesai 13 laporan dan kasus penalantaran rumah tangga 2 laporan selesai semua.

“Data tersebut jika dibandingkan dengan data di tahun 2019 tindak pidana kasus penganiayaan masih diurutan yang sama dimana untuk kasus penganiayaan di tahun 2019 tercatat 32 kasus disusul kasus pencurian 20 kasus, kasus pengeroyokan 10 kasus, penipuan dan pengelapan 10 kasus dan pencabulan dibawah umur 7 kasus,” ucap Kapolres.

“Untuk tersangka dari jumlah kasus di tahun 2020 tercatat sebanyak 67 orang terdiri dari laki-laki 65 orang dan perempuan 2 orang. Jika dibandingkan dengan tersangka di tahun 2019 dari sejumlah kasus yang ditangani itu tersangkanya sebanyak 95 orang terdiri laki-laki 93 dan perempuan 2 orang,” imbuhnya.

 

 

Pewarta : Sahwan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *