Press Release Akhir Tahun 2020, Polres Halteng Miliki 4 Kasus Tunggakan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Maluku Utara – Press Release Akhir Tahun 2020 Polres Halmaher Tengah Maluku Utara bertempat di Depan ruangan intel telah di laksanakan Press Release / Akhir Tahun 2020 Polres Halteng Kamis 31 Desember 2020 Pukul 09.20 Wit.

Hadir dalam Press Release Akhir Tahun 2020 Polres Halteng Kapolres halteng AKBP Nico A Setiawan, SIK, MM Waka polres halteng Kompol, drh, Dedi wijayanto, SH Dandim 1512 halteng LETKOL Arm Budi Satria, SH. Karutan Rian.

Adapun paparan yang di sajikan oleh kapolres halteng Data penanganan kasus pidana umum beserta hasil yang telah di laksanakan sat reskrim polres halteng tahun priode bulan januari sampai dengan desember 2020

CT 35, CC 31 sisah tungakan bulan berjalan 4 Kasus masih dalam sidik namun demikan harapannya di awal bulan januari 1 kasus akan tahap II (Kara Aniyaya ), kasus tahap 1 bulan desember tahun 2020 menunggu hasil penelitian JPU ( Kara Aniyaya ), 2 kasus akan tahap 1 ke JPU yakni 1 kara TP KDRT dan 1 kara TP perlindungan anak adapun kasus yang menonjol atau kasus kriminal tahun 2020 nihil.

Permasalahan selama 2020 ini yang pertama berkaitan dengan aksi demonstrasi, aksi yang terjadi di PT. IWIP tersebut menjadi perhatian nasional karena terjadi kebakaran namun kebakaran tersebut terjadi di bagian depan dan itu adalah bekas warung namun yang di beritakan itu kebakaran di bagian pabrik namun masih bisa di tangulangi dan di antisipasi

pada saat ini juga permasalah di wilayah PT. IWIP masih menjadi perhatian kita yaitu permasalahan sengketa tanah antara batas wilayah hateng dan haltim ini juga menjadi atensi kita.’kata Kapolres

Berkaitan dengan masalah lahan tersebut muncul juga dari masyarakat trans kobe yang menuntuk kepemilikan sertifikat tanah dan saat ini masih proses karna memang cukup rumit permasalahan tersebut namun sudah ada titik terang dan sudah di tangani oleh badan pertanahan.

kemudian juga berkaitan dengan lingkar tambang yaitu WNA yang datang di Hateng ini juga mungkin belum ada kritikan dari masyarakat namun yang kita liahat di sosmed sudah menjadi perhatian ini mudah-mudahan tidak terjadi masalah seperti di beberapa wilayah.

kemudian juga perekrutan karyawan yang pada saat ini sudah di buka kembali ini juga menjadi perhatian kami dengan pemda setempat mencoba mengantisipasi permasalahan yang ada, karena banyak masyarakat weda yang menyebutkan bahwa karyawan dari luar wilayah weda lebih banyak.

Kapolres juga mengapresiasi dengan adanya kodim 1512 weda, kehadiran kodim 1512 di wilaya weda akan sangat membatu dalam hal ini polres halteng.

Kapolres halteng menjelaskan bahwa polres halteng masih kekurangan angota maka dari dengan adanya satgas dan kodim dapat membatu dalam hal ini bertambanya jumlah personil polri dan TNI dan juga bisa memberikan informasi kepada kami.

Dandim 1512 halteng LETKOL Arm Budi Satria, SH. Menyampaikan, bahwa sudah jelas kami dari TNI akan mengawal mendukung dan membekap polres halmahera tengah berkaitan dengan gukamtibmas.

Karutan juga menyampaikan bahwa kami berterimah kasih kepada Bapak kapolres yang sudah mengundang kami dalam press release, kebetulan juga ada musibah yang terjadi di rutan yaitu larihnya salah satu tahanan namun berselang beberapa hari tahananan yang lari sudah di tangkap.

Kemudian menyangkut dengan rutan saya waktu pertama datang sekitar 2 tahun yang lalu saya lihat rutan itu tidak layak karena memang sudah lama di bangun dan belum di tempatkan dan apa adanya, dan baru pertama kali juga saya melihat rutan yang pos penjaga tangganya di taru di luar itu bisa saja dari luar rutan itu orang luar bisa membantu tahanan untuk melarikan diri.’Jelas Karutan

Namun kami sudah mengusulkan apa yang menjadi kekurangan di rutan dan semoga terealisasi jadi kami minta dukungan kepada kapolres dandim dan rekan media agar segera di realisasiakan agar supaya rutan weda ini termasuk rutan yang layak dan memiliki standar rutan.

 

 

 

 

 

 

Pewarta : Fandi/Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *