Tingkatkan Konektivitas Warga, Kementerian PUPR Resmikan Jembatan Gantung Mekar Baru

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Melanjutkan dan mempercepat pembangunan infrastruktur merupakan salah satu visi Presiden Joko Widodo bersama Wapres Ma’ruf Amin untuk lima tahun ke depan. Pembangunan ini tidak hanya meliputi infrastruktur skala masif, tetapi juga infrastruktur kerakyatan. Untuk itu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan jembatan gantung sebagai akses konektivitas antar desa.

“Hadirnya jembatan gantung akan mempermudah dan memperpendek akses warga masyarakat perdesaan menuju sekolah, pasar, tempat kerja, mengurus administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan dan akses silaturahmi antar warga,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Pada tahun 2020, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga membangun 148 unit jembatan gantung yang tersebar di seluruh Indonesia dengan anggaran sebesar Rp 710 miliar. Sedangkan di tahun 2019 lalu Kementerian PUPR juga telah membangun 140 unit jembatan gantung di berbagai pelosok tanah air dengan anggaran sebesar Rp 608,69 miliar.

Salah satu jembatan gantung yang telah selesai dibangun di TA 2020 dan diresmikan adalah Jembatan Gantung Mekar Baru di Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten. Jembatan ini diresmikan oleh Direktur Pembangunan Jembatan Yudha Handita Pandjiriawa bersama anggota Komisi V DPR Tubagus Haerul Jaman, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten Wida Nurfaida dan Wakil Bupati Serang Panji Tirtayasa, Selasa (29/12/2020).

Jembatan Gantung Mekar Baru dibangun menggunakan konstruksi beton dan rangka baja dengan panjang 42 meter dan lebar 1,5 meter. Beban maksimum jembatan ini 300 kg/m dan hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki serta kendaraan ringan seperti kendaraan roda dua, gerobak dan sepeda.

Jembatan yang menghubungkan Desa Mekar Baru dan Desa Cikokok ini mulai dibangun pada 11 September 2020 dan masa pelaksanaan 112 hari. Jembatan ini dibangun dengan anggaran Rp 2,67 miliar dikerjakan oleh kontraktor PT. Rizky Cipta Guna Perkasa dan konsultan PT. Bintang Inti Rekatama.

“Hadirnya jembatan ini diharapkan dapat mempersingkat perjalanan warga menuju sekolah, pasar, kantor atau tempat kerjanya,” ujar Yudha.

Dengan telah diselesaikannya pembangunan jembatan gantung ini Kementerian PUPR akan menghibahkannya kepada Pemerintah Kabupaten Serang. Diharapkan Pemda bersama warga sekitar untuk dapat berperan aktif dalam menjaga jembatan.

Di Provinsi Banten sekitar 30 jembatan gantung telah dibangun Kementerian PUPR. Pembangunan jembatan gantung merupakan usulan dari Pemerintah Daerah setempat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), TNI, dan DPRD yang diajukan kepada Kementerian PUPR dengan mempertimbangkan kondisi wilayah, sosial, ekonomi, potensi wilayah, dan kesesuaian lokasi, manfaat, dan urgensi pembangunan jembatan.

 

 

 

 

 

(Red/Hms)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *