Dinsos Kab, Pandeglang bersama Dirut Perusahaan dan sejumlah Agen E-Warung lakukan Evaluasi terkait Program BPNT

  • Whatsapp

MITRAPOL.com,Pandeglang – Kepala dinas sosial (Dinsos) kabupaten Pandeglang bersama seluruh pihak direktur PT (perusahaan) dan agen e-waroeng menggelar acara untuk mengevaluasi penyaluran Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Pandeglang tepat pada akhir tahun 2020.

Acara tersebut dihadiri 14 supllier (Perusahaan) dan beberapa agen e-waroeng, akan tetapi dari hasil rapat koordinasi tersebut tidak membuah kan hasil, lantaran masih menunggu Regulasi (jawaban) dari kementrian.

Seperti yang di katakan pak anton, beliau adalah salah satu direktur dari PT kenzione yang turut hadir di acara tersebut pada hari, Rabu tanggal 30/12/2020.

Menurutnya, Ia di undang untuk evaluasi ke Dinsos lantaran dari awal hanya ada beberapa supllier saja namun pada kenyataannya fakta di lapangan lain alias sangat banyak sekali (carut-marut).

“Ya kenapa bu kadis memanggil evaluasi kesini, karena pada awalnya hanya ada beberapa supllier saja, namun pada kenyataannya di lapangan banyak sekali supllier baru yang masuk tanpa izin (tanpa kordinasi) ke dinsos.

Saya berharap bu kadis agar segera memberikan teguran terhadap supllier baru yang asal belusukan tanpa permisi tersebut, agar bisa untuk menghargai kami (supllier) yang lama, apa lagi bu kadis selaku perwakilan pemerintah daerah yang perlu di hargai juga.

Masih kata Anton, “Pada intinya, hargailah kami yang sebelumnya sudah membuat Memorandum of Understanding (MoU) dengan para agen dan kami tidak memaksakan agen e-waroeng harus memilih supllier ke PT siapapun minimal mereka permisi (kordinasi) terlebih dahulu kepada PT yang lama juga kepada dinas sosial (Dinsos).”Tegasnya

Masih kata anton”, Dan Untuk tahun depan 2021 Dinsos akan mengatur Regulasi nya, Namun masih menunggu komando dari kementrian mudah-mudahan untuk kedepannya di tahun 2021, akan lebih baik dari tahun sebelumnya dan berjalan sesuai aturan serta tidak ada lagi yang blusukan.” imbuhnya ke awak media

Sementara itu ibu hj nuriyah S.KM M.SI selaku kadinsos saat di konfirmasi via WhatsApp nya belum memberikan komentar apapun.

Akan tetapi menurut keterangan ibu yunisa selaku Kabid kemiskinan dinas sosial kabupaten Pandeglang saat di konfirmasi via telepon seluler nya mengatakn bahwa, ” hasil daripada rapat evaluasi program tersebut sebetulnya sudah ada, cuma belum di rangkum,adapun hasilnya nanti akan kami share.”terangnya

Masih kata yunisa, “Adapun sanksi untuk para supllier baru yang tanpa kordinasi terlebih dahulu ke pihak dinas sosial (Dinsos), kami belum bisa memutuskan, sanksi apa yang harus di berikan karena masih menunggu informasi dari pihak kementerian sosial (Kemensos).”tutupnya ke awak media

 

 

 

 

 

Pewarta : Heru/Agus Triana

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *