SEHAN: Diduga bawa nama Jendral, para Cukong PETI bebas Menggaruk Emas

  • Whatsapp
LEMBAGA PENELITIAN MASYARAKAT INSAN TOTABUAN. SEHAN AMBARU. SH.

MITRAPOL.com, Kotamobagu – Lagi – lagi persoalan pertambangan emas tanpa izin (PETI) di persoalkan kembali, Akhir-akhir ini muncul spekulasi membawa nama besar Jendral yang diduga memback,up PETI di Wilayah sehingga mereka menjamin keamanan para pemilik tambang tanpa izin seperti Potolo, Tanoyan, Sabtu 02/02/21

Sehan Ambaru SH selaku LSM Insan Totabuan, meminta agar aparat hukum bisa melihat model para cukong yang seakan – akan mampu mengatur alur putaran tambang di wilayah potolo, Tanoyan “Mereka membawa nama besar Jenderal untuk bisa mengamankan kegiatan tambang tersebut,” ujar Sehan.

Ia juga melanjutkan bahwa hal ini harus di berantas kasus pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Tanoyan, Potolo dan lainnya harus dipantau dari para cukong yang mencatut atas nama Jendral. “Memang ada beberapa kasus masih ditutupi, ada pun yang suda punya ketetapan hukum tetap namu masih terus berkeliaran.” Kata Sehan

Bahwa ada oknum-oknum yang membawa nama institusi pemerintahan penegak Hukum mampukah mengamankan para mafia tambang ilegal tersebut dan mampukah mengamankan 3 institusi penegak Hukum di Negeri ini sebagaimana saya urai di status FB agar publik tau.” Cetus Sehan kepada Media Mitrapol.com

Bahwa ternyata entah benar atau tidak saya anggap para penegak Hukum sudah Lumpuh atas Urusan Pengrusakan Hutan untuk Ilegal Mining yang dilakukan oleh para cukong. Sudah banyak informasi dan hasil investigasi yang kami dapat ini akan kami seriusi ke Stafsus Presiden bidang Hukum agar ini bisa dijerat.

“Karena menurut Info para Cukong-cukong ini bahkan bisa tembus sampai ke para petinggi2 di Mabes penegak hukum bahkan bisa berfoto bersama dan ikut melibatkan para Jendral2 itu untuk mengamankan Perampokan Kekayaan Alam (ILEGAL MINING) dan Pengrusakan Hutan yang mereka lakukan. Kayaknya ini masalah serius dan harus diseriusi karena para pemain cukong ini bahkan sudah mulai nekat dan sangat merugikan Negara.” Imbuhnya

Menurut Info dua minggu yang lalu Hasil Rampokan dan Jarahan di bawa turun di kawal oleh para aparat entah itu legal atau ilegal pastinya ada oknum2 aparat Mengawal Hasil Jarahan dan di amankan entah dibawa kemana.

Bahkan oknum2 Pewarta di BMR yang ikut memberitakan masalah ini juga ikut di Suap dan di Sogok oleh para cukong agar diam. Semua ini sudah masuk dan rampung di Laporan kami Lsm Insan Totabuan ke stafsus Presiden Bidang Hukum.

“Saya yakin kalau Perintah stafsus ke Kapolri dipastikan para cukong ini akan dipenjarakan. Termasuk para Oknum2 yang mengatasnamakan Jendral itu.” Kata Sehan

Hutan yang di Rampok dan di Jarah ini adalah Hutan Potolo oleh mereka2 para cukong Kebal Hukum antara lain. Ber,inisial RM, HN.

Penagih Upeti setoranya agar aman adalah Ucok, Onal. Mereka2 ini adalah orang Luar wilayah yang memanfaatkan kedekatan pada yang katanya para Jendral.

LEMBAGA PENELITIAN MASYARAKAT INSANy TOTABUAN.
SEHAN AMBARU. SH.

 

 

 

 

 

 

Pewarta : Candra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *