Sat Reskrim Polres Bangka Barat Panggil 16 Orang Terkait Pengerusakan Inventaris Kantor Desa Belo Laut

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Babar – Sebanyak 16 orang warga Belo Laut hadir di Polres Bangka Barat untuk dimintai keterangan terkait pengerusakan inventaris kantor beserta mobil Kantor Desa Belo Laut pada Aksi Demo Massa, Senin 4/1/2021

Kasat Reskrim Polres Bangka Barat, AKP Andri Eko Setiawan Menjelaskan satu orang diantaranya berhalangan hadir karna masih ada kesalahan dalam penulisan nama dalam laporan nya, mereka kita undang berdasarkan adanya laporan, dan sejauh ini baru 16 yang hadir, satunya itu masih berhalangan, kita ada salah nama mengundang, sesuai dengan laporan Kepala Desa Belo Laut terkait kejadian pengerusakan inventaris kantor dan mobil,” Ujar Kasat Reskrim

Kasat Reskrim Polres Bangka Barat AKP Andri Eko Setiawan Mengatakan ini baru interogasi awal dulu kepada mereka yang kita undang ke sini, kita Lihat perkembangan dari hasil pemeriksaan nya, selanjutnya kita akan gelarkan untuk melihat ada atau tidak perbuatan dan disesuaikan dengan pidana apa yang disangkakan, untuk sekarang kita belum bisa berspekulasi karena ke 16 orang tersebut masih dimintai keterangan, yang nantinya akan dilakukan proses lanjutan dari hasil pemeriksaan ini,” Ujar Kasat Reskrim

Kasat Reskrim Polres Bangka Barat menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat, jika ingin melakukan unjuk rasa hendaknya jangan sampai melakukan hal-hal yang dilarang, seperti melakukan anarkis dan merusak karena akan ada ancaman pidana, tadi juga kita sudah sampaikan pesan-pesan kepada mereka, namanya juga warga Indonesia yang baik silakan untuk unjuk rasa, menyampaikan aspirasi demonstrasi itu sah-sah saja, itu diatur dalam undang-undang, bahkan kita kawal dan kita jaga, namun hal-hal yang dilarang seperti anarkis, kemudian merugikan orang lain apalagi merusak itu yang tidak boleh, urusan nanti jadi beda sebab ada aturan hukum nya, dan pasti akan menuju ke pidana,” Ujar Kasat Reskrim

Kasat Reskrim menyebutkan bahwa pihak kepolisian tetap netral, dan kita akan hadir ditengah-tengah masyarakat, mau diminta atau tidak diminta, karna Polisi wajib hadir pada saat di situ ada potensi terjadinya gangguan kamtibmas, seperti unjuk rasa di kantor desa belo laut yang terlihat ada potensi kerawanan, makanya disitu kita hadir,” Ujar Kasat Reskrim

 

 

Pewarta: SR

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *