Banjir Lumpur Penuhi Jalan Desa Bakan, Masyarakat tuding ulah PT JRBM

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Kotamobagu – Hujan lebat yang terjadi pada Selasa 05/01/2 1 di Desa bakan kecamatan Lolayan Bolaang Mongondow mengakibatkan banjir bandang berupa lumpur, yang menghantam perkebunan dan menggenangi jalan protokol Provinsi di perbatasan Desa Bakan dan matali Baru.

Selain lumpur terdapat juga gelondongan kayu dan bebatuan hanyut terbawa arus hingga melintasi perkebunan warga. Hasilnya lumpur setebal 15cm menutupi ruas jalan Bakan dan Matali baru.

Kepada Mitrapol Rabu 06/01/21 Ketua Aliansi Masyarakat Desa Bakan Jun Mokoagow meminta pihak terkait dalam hal ini Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bolaang Mongondow untuk turun langsung dan meninjau kembali aktivitas pertambangan yang ada di lokasi Bakan karena kuat dugaan akibat terjadinya Banjir lumpur ini dari penambangan sehingga bencana banjir bandang terjadi.

“Kami meminta BLH Bolmong turun dan melihat apa yang terjadi di area pertambangan, ini karena suda ada kerusakan hutan yang cukup parah hingga hal ini bisa terjadi,” ujar Mokoagow.

Ia juga mengatakan selain itu PT JRBM yang melakukan aktivitas pertambangan di wilayah Bakan juga harus bertanggungjawab terhadap kerusakan hutan dan lingkungan, karena eksplorasi oleh JRBM mengakibatkan lingkungan menjadi rusak.

“JRBM juga harus bertanggungjawab atas kejadian ini, kasihan anak cucu kita kedepan nasib mereka gimana, dan ini akan mendatangkan bencana lebih besar lagi jika terus dibiarkan,” katanya.

Ditambahkannya lagi selain BLH Bolmong, ia juga meminta Dinas Energi dan Sumber daya Mineral ESDM Provinsi Sulawesi Utara kiranya turun dan melihat kembali analisis Amdal dari JRBM karena diduga suda tidak aman lagi.

“Kami minta ESDM Provinsi turun, dan jika bisa cabut saja ijin Amdal dari JRBM,” tutupnya.

Berdasarkan pantauan langsung Mitrapol lumpur yang menggenangi ruas jalan Bakan dan Matali baru suda cukup parah sehingga perlu ada tindakan prefentif dari pihak terkait agar kejadian seperti ini tidak kembali terjadi serta dijauhkan dari korban jiwa.

 

 

Pewarta : Candra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *