Sertifikasi Halal akan dipegang PT Surveyor Indonesia, ETOS : Menteri Agama tak perlu buat pernyataan murahan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Wacana Sertifikasi Halal akan dipegang PT Surveyor Indonesia dan bukan lagi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) beredar di media sosial, dimana hal tersebut disampaikan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sangat tidak masuk diakal.

Narasi tersebut beredar di media sosial Facebook dan diunggah oleh pemilik akun Facebook Rama Sakettie pada Jumat, 1 Januari, 2021.

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah mengkritisi pernyataan menteri Agama RI atas pernyataannya yang dianggap membuat kegaduhan itu

“Pernyataan beliau yang belum berumur jadi menteri Agama terlalu over acting buat saya.
Dari jaman ORBA, MUI lah yang dimandatkan untuk mengeluarkan sertifikasi halal di republik ini, karena jelas mewakili umat yang mayoritas adalah umat muslim di tanah air ini, sekarang beliau bilang mau dimandatkan ke PT Surveyor Indonesia, seritfikasi halal ini mau dipiching atau di lelang begitu?, ngawur sekali pernyataan menteri Agama baru ini” kata Iskandar yang akrab dipanggil bang Is ini, dalam keterangan pers nya di Jakarta., Selasa (05/01/2021).

Iskandar menyayangkan wacana itu di sampaikan ke publik oleh seorang menteri agama, menurut dirinya jika ini benar terjadi kasihan rakyat yang hari ini sudah susah akibat pademi yang tak kunjung usai, anak-anak kita yang tidak bisa sekolah, kuliah, pegawai-pegawai yang banyak di PHK, secara ekonomi rakyat sudah terpuruk, jangan lagi disuguhi pernyataan-pernyataan yang membuat kisruh.

“Sudah lah hari ini para pejabat publik jangan terus menerus membuat gaduh republik ini, kasihan rakyat hari ini sudah susah akibat pademi yang tak kunjung usai, anak-anak kita yang tidak bisa sekolah, kuliah, pegawai-pegawai yang banyak di PHK, secara ekonomi rakyat sudah terpuruk, jangan lagi disuguhi pernyataan-pernyataan yang membuat kisruh. Pejabat publik memberi keteduhan bukan membuat kegaduhan lah” ungkap Iskandar

Menurut Iskandar, Pak Presiden sudah turuti itu mau para ulama untuk posisikan menteri Agama dari kalangan ulama atau agama yang mayoritas di negeri ini, tentara sudah diganti dari posisi itu, apa lagi?, Jangan buat gaduh pula, usia menteri pun belum genap sebulan.

“Buat saya sertifikasi halal tetap domain nya MUI, yang jelas mewakili umat terbesar di republik ini yaitu umat Islam,” ujar Iskandar.

 

Pewarta : BS

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *