Derek: Meminta GAKKUM KLHK dan Polres Boltim, Tutup Pertambangan Ilegal di Talugon

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Boltim – Pertambangan emas tanpa izin marak di beberapa daerah di Sulawesi Utara. Keberadaannya tidak hanya menimbulkan dampak lingkungan, tetapi juga dampak sosial.

Hingga saat ini PETI Talugon Lanut masih terus beroperasi yang di cukongi oleh AP alias Andi, hal ini sontak mengundang protes dari LK2P Ismail Derek.

Lembaga Pemantau Pembangunan dan kinerja pemerintah (LP2KP) Ahmad Derek Ismail menjelaskan, secara ekologis, pertambangan emas tanpa izin (PETI) menyebabkan kerusakan lingkungan dan pencemaran sungai. Secara sosial, berkembang berbagai perilaku yang meresahkan masyarakat.

Kepada Mitrapol, Rabu 07/01/21 meminta, agar Polres Boltim segera menutup daereh PETI tersebut karena diduga kuat tidak memiliki izin resmi. Karena menurutnya pertambangan dengan menggunakan alat berat itu ilegal dan harus memiliki izin resmi.”Ucap Derek

“Kami minta pihak Polres Boltim segera memasang garis Polisi (Polis Line) agar pekerjaan disana segera dihentikan karena tidak memiliki izin,” ujar Derek.

foto: Derek Ismail LP2KP

Menurutnya lagi kasihan penambang tradisional dilarang keras dan dipenjarakan sedang penambang yang memiliki modal besar justru senaknya melakukan aktifitas pertambangan dan terkesan dibiarkan.

“Kami menduga bahwa pihak berwajib tidak benari menyentuh cukong tersebut,” ujar Derek.

Berdasarkan pantauan dan data yang ditemui oleh Mitrapol bahwa aktifitas di PETI Talugon masih berlangsung dan terkesan dibiarkan.

“Penanganan PETI harus dilakukan oleh berbagai pihak karena ini menyangkut hajat hidup penambang. Namun, dari segi penegakan hukum, polisi harus bertindak tepat,”

 

 

Pewarta : (Candra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *