Sang Adhi Makayasa Mulai Lompati “Sandungan” di Aceh

  • Whatsapp
Irjen Pol Drs.Wahyu Widada M.Phil - Kapolda Aceh

MITRAPOL.com, Provinsi Aceh – Kapolda Aceh Irjen Pol Drs.Wahyu Widada M.Phil peraih Adhi Makayasa mulai menunjukkan sikap tegasnya dalam melaksanakan tugasnya di Aceh dengan melompati segala “sandungan” dan rintangan dalam menegakkan hukum di wilayah kerjanya.

Kapolda Aceh ini mulai bersikap tegas dalam memberantas segala bentuk kejahatan mulai dari pemberantasan narkoba,korupsi dan illegal mining yang selama ini menggerogoti Aceh.

Pemberantasan narkoba mulai menunjukkan kemajuan yang begitu signifikan dengan dilakukannya penangkapan para “sindikat kakap” yang selama ini bermain di Daerah yang terkenal dengan Syariat Islamnya itu sehingga angka kejahatan tersebut menurun dengan cepat di Aceh.

Jendral bintang dua yang terkenal dekat dengan masyarakat Aceh tersebut mulai menepis issue-issue miring terhadap dirinya melalui kinerjanya tanpa mengenal lelah agar hukum dapat tegak di bumi Aceh.

Pantauan awak Mitrapol jika Kapolda Aceh mulai melakukan pembenahan di tubuh internalnya guna membangun citra Polisi yang baik di mata masyarakat bahkan sang Adhi Makayasa tersebut tidak segan-segan memberikan sanksi tegas kepada anggotanya jika melakukan kesalahan bahkan memutasikan atau mencopot anggotanya tersebut dari jabatan yang ditempatinya.

Kapolda Aceh terus berkomunikasi dengan baik kepada semua pihak agar penegakkan hukum dapat berjalan dengan baik sesuai aturan yang berlaku sehingga anggota kepolisian di Aceh sudah mulai “ketar-ketir” jika dalam melaksanakan tugasnya tidak amanah dan melanggar prosedur yang berlaku.

Ketua Umum Lembaga Advokasi Sosial Kemasyarakatan Aceh Raya (LASKAR),Teuku Indra Yoesdiansyah,SKM,SH memberikan apresiasi kepada Irjen Pol Drs,Wahyu Widada M.Phil atas usaha kerasnya selama ini dalam melaksanakan penegakkan hukum di Aceh bahkan beliau sosok yang tidak gampang menyerah dalam melaksanakan tugas dan beliau adalah seorang Kapolda yang tidak anti dengan kritikkan yang selama ini terus dilakukan oleh beberapa LSM bahkan kami dari LASKAR pun pernah melakukan kritikan-kritikan terhadap Kapolda Aceh serta oknum bawahannya, akan tetapi sang Adhi Makayasa tetap menerimanya dengan “lapang dada” dan terus melakukan pembenahan di internalnya menuju ke arah yang lebih baik agar Polisi khususnya yang bertugas di Aceh menjadi Pelayanan,Pelindung dan pengayom yang baik serta di cintai oleh masyarakat ucapnya.

Ketum LASKAR berharap agar Kapolda Aceh terus dapat bersinergi dengan unsur-unsur masyarakat dalam melakukan Penegakkan hukum di Aceh demi terlaksananya program Pemerintah termasuk pemberantasan Korupsi,Kolusi,Nepotisme (KKN) dan menjaga alam Indonesia khususnya di Aceh ungkapnya.

Sang Kapolda Aceh terus melakukan sosialisasi melalui media-media agar masyarakat Aceh tidak terjerumus kedalam lembah kejahatan yang akan merugikan diri sendiri dan Negara bahkan Kapolda Aceh itu melakukan silahturahmi ke pelosok-pelosok desa untuk mengetahui kinerja anggotanya tersebut apakah telah dilaksanakan dengan baik dan benar sesuai tupoksinya masing-masing.

Sang Adhi Makayasa perlahan tapi pasti mulai bersikap tegas dalam mengemban amanah sebagai Kapolda Aceh, lulusan Akpol 1991 itu terus menunjukkan prestasinya sebagai anak Bangsa.
Akankah “Hoegeng” akan terlahir kembali di Polda Aceh…?
Ntahlah…
Hanya Tuhanlah yang tau..!

 

Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *