Pamsimas Desa Pekayon Kec Sukadiri kab Tangerang dikeluhkan warganya, Ada Apa..?

  • Whatsapp
foto: pekerja sedang memperbaiki Tower yang rembes

MITRAPOL.com, Kabupaten Tangerang – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) merupakan salah satu program Pemerintah Daerah untuk meningkatkan akses penduduk pedesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak untuk masyarakat.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses penduduk pedesaan dan pinggiran kota terhadap fasilitas air minum dan sanitasi, dalam rangka pencapaian target akses Universal Air Minum dan Sanitasi.

Berdasarkan Undang-undang No. 23 Tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah, pelayanan air minum dan sanitasi telah menjadi urusan wajib Pemerintah Daerah.

foto: papan proyek PAMSIMAS

Tapi tidak dengan desa Pekayon kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang tepatnya Di Rt 01/05, Pamsimas di Kampung tersebut diduga bermasalah, karena belum berfungsi sebagaimana mestinya, sedangkan Batas waktu pengerjaannya sudah lewat dari yang ditentukan yakni 120 hari.

Yang sangat disayangkan di sini Proyek yang dibangun didesa Pekayon kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang Banten, Pamsimas belum bisa dipergunakan oleh Warga, padahal warga di wilayah tersebut mengharapkan sekali dapat menggunakannya di karnakan di wilayah RW.05 Pekayon air tanahnya payau. Ujar salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya “Seharusnya jika dilihat dari batas waktu pekerjaan yg sudah di tentukan, masyarakat sudah seharusnya bisa menikmati,akantetapi Airnya masih Terasa Asin dan Tower penampung Airnya Terlihat Rembes, Artinya apa; pengerjaannya kurang baik, padahal jika dilihat dari anggarannya yang ratusan juta sangat disayangkan kalau tidak sesuai dengan fisik yang ada.”

foto: Dian dari LSM ALPETU

Saat di temui Wartawan Mitrapol.com. ketua PAMSIMAS PEKAYON sejahtera yang bernama Gitno membenarkan kalau saat ini belum difungsikan karena towernya masih rembes dan saat ini masih dalam perbaikan, dan Airnya pun masih terasa Asin dan dalam waktu dekat ini kami akan melakukan pengeboran kembali sehingga menghasilkan Air yang layak untuk di minum,”ujarnya.

Dian dari LSM ALPETU (Aliansi pejuang bersatu) mengatakan, Program ini adalah bertujuan Untuk Penyediaan layanan air minum dan sanitasi yang memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM), dengan menyediakan dukungan finansial baik untuk investasi fisik dalam bentuk sarana dan prasarana, maupun investasi non fisik dalam bentuk manajemen, dukungan teknis, dan pengembangan kapasitas,
Dengan anggaran yang cukup Besar, Pertanyaannya Kalau dari Airnya saja tidak layak untuk diminum artinya tujuannya belum terpenuhi, sedangkan waktu pengerjaanya sudah Lewat, Yang jadi pertanyaan fungsi pengawasanya dimana, sedangkan Anggaran sudah pasti sudah dicairkan, Dalam waktu dekat kami dari LSM ALPETU akan mengirimkan surat Kedinas terkait untuk melaporkan Dugaan adanya kejanggalan terkait proyek ini dan menindak tegas pelaku yang bermain dengan anggaran yang cukup besar dan berpotensi adanya dugaan terjadinya Tindak pidana korupsi,”tegasnya.

 

 

Pewarta : Arsyad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *