Korban Putus Jari Kembali terjadi, PT. JAVA (PT Jati Vision Raya) di duga Lalai tidak terapkan Alat Pelindung Kerja

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Cirebon – Sayuti warga Blok Kedung Dadap Rt 05/ Rw 02 Desa Beberan Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon adalah salah satu Karyawan korban Kecelakan Kerja di Perusahaan PT. Jati Vision Raya (PT. Java) Cirebon yang bergerak dibidang Ekspor Furniture, dimana saat melaksanakan pekerjaan tiba-tiba Sayuti mengalami kecelakaan hingga dua jarinya terputus terkena Mesin pemotong kayu atau rotan.

Korban yg tergolong dari keluarga Pra Sejahtera menjadi tumpuhan hidup Ibu dan kedua adiknya karena Bapaknya sudah meninggal, Sayuti saat ini tidak dapat mencari nafkah kembali sampai sekarang sementara satu diantara dua adiknya masih duduk dibangku SMK Manbaul Ulum. Senin 11/01/2021.

Menurut pengakuan Kakak Korban (Junedi) selama bekerja di Perusahaan dirinya sangat rajin dan tekun karena punya tanggungjawab menjadi Ayah dari adik adiknya, namun setelah musibah ini terjadi ternyata Sayuti belum terdaftar sebagai Anggota Jaminan Kesehatan Ketenaga Kerjaan atau BPJS seperti Karyawan yang lain.

Padahal dirinya sudah bekerja selama kurang lebih 10 tahun sampai sekarang ternyata belum didaftarkan Penyetaraan ke BPJS, sehingga begitu mengalami Kecelakaan akhirnya kesulitan harus menunggu ijin dari Perusahaan untuk dilakukan pertolongan ke Rumah Sakit karena korban tidak memiliki BPJS Ketenaga Kerjaan.” Jelas Junedi

Jika hal ini tidak ada perhatian dari pihak Perusahaan sesuai Aturan dan Undang-undang saya akan langsung mengadukan Kasus Kecelakaan Kerja Adik saya Ke Dinas Ketenaga kerjaan Provinsi Jawa Barat untuk meminta Keadilan nasib Adik saya atas Kecelakaan kerja ini.”Pungkas Junedi (Kakak Kandung Korban) kepada Mitrapol.

Sementara Mandor Subkont berinisial (E) setelah dikonfirmasi mengatakan bahwa membenarkan adanya kecelakaan Kerja di dalam Perusahan PT. Java pada hari Jum’at tanggal 11 Desember 2020 dan begitu Sayuti mengalami kecelakaan saya langsung menghadap Manajement untuk menanyakan apakah nama Sayuti sudah masuk anggota BPJS setelah dicek ternyata Sayuti belum masuk BPJS,

Sebagai bentuk tanggungjawab saya langsung menemui Manajer untuk pinjam uang ke pihak Perusahaan saya langsung diberi pinjaman dari Perusahaan untuk berobat ke Rumah Sakit yang nantinya akan dipotong dari hasil Kerjaan saya setiap bulan konon katanya namun sampai saat ini saya belum menandatangani uang pinjaman tersebut pak. Tapi saya ikhlas yang penting Sayuti cepat ada tindakan penanganan cepat sehat dan bisa kerja kembali.”Jelas Mandor

Sementara pihak PT. Java setelah di Konfirmasi membenarkan atas musibah yang menimpa Karyawannya yang bernama Sayuti pada jam Kerja, dan bertanggung jawab untuk memberikan Pengobatan namun harus persetujuan Pimpinan dulu.” Kata Aan Staf HRD

Ketika ditanya Uang Konpensasi Hingga berita ini dibuat Pihak PT. Java yang diwaliki Aan dan Lutfi belum bisa memberikan keterangan tentang uang Konpensasi Atas Kecelakaan kerja hingga satu jari telunjuk terputus ( Cacat Tetap / Permanen ) termasuk Ibu jarinya, karena harus dibicarakan dengan Pimpinan dulu dan Kepala Bagian HRD nanti dikabari ke pihak Sayuti (Korban) kalau sudah ada keputusan dari Pimpinan.” Ujar Aan

Ditempat terpisah setelah ditemui dirumahnya kata Sayuti dirinya belum mendapatkan Uang Konpensasi dari Perusahaan hanya diberikan uang pengobatan saja itupun kalau saya berobat kemudian Kwitansi dan Nota resep Dokternya saya kirim Via WA melalui Pa Aan (Staf HRD), sementara setiap mau berobat saya harus pinjam sana pinjem sini ke saudara mending kalau dapet.”Ucapnya kepada Mitrapol

Namun dengan upaya presuasif keluarga Sayuti yg diwakili Ketua Rukun Tetangga (Rt) Nursyadi akhirnya pihak perusahaan akan menanggung biaya Pengobatan selama masih dalam Perawatan Dokter Rumah Sakit, sampai minggu ke 3 Pasca operasi pihak PT. Java yang diwakili Aan memberikan Biaya Pengobatan setiap kontrol ke Dokter dan untuk perihal Uang Konpensasi katanya mau dibicarakan dengan Pimpinan Perusahaan.”Tuturnya

Sampai berita ini diturunkan Pihak PT. Java masih belum dapat memberikan keterangan terkait Uang jaminan dari Perusahaan sebagai konpensasi atas kecelakaan Sayuti yang mengangkibatkan jari telunjuk tangan kirinya terputus (Cacat Tetap/Permanen).

 

 

Pewarta : Darto.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *