PJBN DPW Babel Gelar Kegiatan Silaturrahmi Ke Kelompok Tani Budaya Mitra Mandiri

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Belitung – Dalam rangka kegiatan audiensi dan menjalin tali silaturahmi, Dewan Pimpinan Wilayah ( DPW ) Paguron Jalak Banten Nusantara ( PJBN ) Babel kembali mengadakan pertemuan dengan Komunitas beserta Kelompok Tani Budidaya “ Mitra Mandiri” Desa Keciput, yang bertempat di sekretariat kelompok jalan tanjung kelayang, desa keciput, Jumat (15/1/2021)

Pertemuan yang dihadiri oleh kedua jajaran pengurus dan anggota dari PJBN Babel dan Mitra Mandiri ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Keciput, Lubis Riansyah serta beberapa tokoh masyarakat lain nya.

Kepala Desa Keciput Lubis Riansyah dalam sambutannya mengatakan bahwa pihak desa dan masyarakat desa keciput perlu dapat dukungan dari berbagai elemen organisasi kemasyarakatan, maka dari itu kehadiran PJBN Babel sangatlah patut untuk disyukuri. “yang kita harapkan kedepan, karna banyak agenda kegiatan di Tanjung Kelayang ini juga nanti mungkin bisa kita laksanakan secara bersama-sama,” terangnya

Kepala Desa yang baru dilantik bulan lalu ini juga menjelaskan bahwa kekuatan terbesar dari kemajuan suatu desa adalah kekompakan dan kerjasama seluruh elemen masyarakat di wilayah desa tersebut. “Seperti contoh ketika ada musibah gelombang pasang serta hujan deras di pantai tanjung kelayang, maka kita harus kompak untuk mencari solusi terbaiknya,” ujar Kades Keciput

Salah satu warga anggota mitra mandiri yang hadir juga mengatakan bahwa salah satu permasalahan yang ada di desa keciput ini adalah banyaknya lahan tidur yang tidak dimanfaatkan sehingga sangat mengganggu pemandangan dan keasrian kampung, “masyarakat ne nak nebas e pak, atau nak ngelola e, biar timbul juak efek ekonomi dan sebagainya, tapi kamek takut kalo yang punye marah, tapi mun dibiarek lahan ne kan semak terus, ujong-ujong e kampong makin semak, padahal daerah ini kan tempat tujuan wisata,”ungkapnya (dalam bahasa daerah belitung)

Menanggapi hal tersebut, Bambang Suseno yang juga pengurus PJBN DPW Babel mengatakan akan berkomitmen untuk membantu memikirkan dan ikut serta dalam mencari solusi terhadap berbagai permasalahan di masyarakat, tinggal menyatukan persepsi saja nantinya “menyinggung soal bicara lahan tidur, menurutnya banyak hal yang bisa kita kembangkan, misalnya kita tanami dengan tanaman buah atau bunga-bunga, perihal bibit kami siap bantu untuk carikan, tinggal bagaimana masyarakat bersama PJBN berdiskusi masalah pemanfaatan serta pemakaian lahan tersebut dengan pemilik, daripada terbengkalai dan merusak pemandangan,” kata Bambang

Sektretaris PJBN, Nurman sunata,ST menambahkan bahwa secepatnya PJBN bersama komunitas Mitra Mandiri akan melakukan diskusi kembali perihal rencana untuk mengadakan kegiatan seni dan budaya di Tanjung Kelayang. “ kita lihat nanti seperti apa maunya kegiatan yang akan dibuat serta dimana lokasinya, bisa saja kita pakai lokasi-lokasi yang terbengkalai tersebut biar pemilik juga tau kalau masyarakat yang lahannya dibeli butuh pekerjaan jika ada pembangunan nya, bukan dibiarkan begitu saja, namun tentunya juga harus melalui berbagai diskusi dan pertimbangan-pertimbangan.”pungkasnya

 

Pewarta : Teblyandi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *