Tokoh Pemuda Lolayan Minta Hentikan Eskavator yang Diduga Milik Jendral

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Kotamobagu – Tokoh pemuda Lolayan Nujul Mokodompit meminta pihak berwajib hentikan Eskavator milik Jendral Mamahit yang digunakan dalam penggalian di lokasi PETI Potolo.

Hal ini disampaikannya kepada Mitrapol, Minggu 17/01/21. Menurut aktivitas tambang dengan menggunakan Eskavator akan merusak Hutan dan akan memberikan dampak buruk dalam pengrusakan Hutan Potolo.
“Jelas ini akan merusak hutan di Potolo kalau dibiarkan begitu saja tanpa ada tindakan dari pihak aparat setempat,” ujar Nujul.

Lanjut ia mengatakan bahwa setelah beroperasinya Eskavator yang di duga milik oknum Jendral juga memberikan dampak kepada penambang lokal yang bekerja secara manual, sehingga para penambang lokal pun milih tersingkir dengan sendirinya.

“Kasihan para penambang lokal yang bekerja secara manual karena pasti akan tersingkir dengan sendirinya,”katanya.

Ia pun meminta kepada Polres Kotamobagu untuk bisa menghentikan aktifitas Sang jendral karena ini jelas tidak memiliki ijin untuk observasi.

“Kapolres harus turun tangan melihat keadaan ini, jika tidak kami masyarakat kecil yang akan memblokade kegiatan di Potolo, dan ini pasti akan menimbulkan gesekan,” tutupnya.

Sementara itu Kapolres Kotamobagu sampai berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi oleh awak media.

Pewarta : (Candra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *